Sabtu, 13 Agustus 2022
Lupa Juli
Entah kenapa Juli berjalan seperti secepat kilat
Rasanya tak ada jeda waktu untuk merenung di setiap kejadian
Semua berjalan begitu saja
Berlalu tanpa kesan
Momen langka sepanjang sejarah punya blog ini
Padahal sudah berkomitmen untuk selalu nulis apapun itu
Satu bulan terlewatkan
Sedikit kecewa karena melewatkan momen
Melewatkan kedisiplinan
Melewatkan sejarah yang harus ditulis
Sejarah untuk menulis dengan teratur
Menulis untuk kebutuhan jiwa
Kepuasan hati lebih tepatnya
Mungkin diri ini terlampau nyaman dengan kemalasan
Bulan Juli mungkin saja berjalan normal
Hanya saja terlalu menyesali lalu menyalahkan waktu yang berjalan
Minggu, 19 Juni 2022
Happy father's day
Pak, kini ku rindu
Entah memori itu hilang kemana
Memori waktu kecil saat bersamamu
Pak, kadangkala diri ini menyesal
Ternyata peranmu begitu besar
Padahal aku membutuhkan sosokmu
Tapi, aku acuh nan sok kuat
Padahal aku tetaplah gadis kecilmu yang ingin kau nasihati
Padahal aku tetaplah gadis kecilmu yang ingin merasakan dekapan hangatmu
Padahal aku tetaplah gadis kecil yang ketika disakiti juga butuh motivasimu untuk tetap kuat dan tidak terus berkutat soal perasaan
Padahal aku tetaplah gadis kecil yang butuh pendampinganmu saat besar nanti dan menikah
Mungkin bapak sudah ratusan kali hadir di momen bahagia dan ikut andil di momen sakral pernikahan orang lain, tetapi sayangnya bapak tidak bisa hadir ditengah-tengah pernikahan kami (anakmu)
Tetapi begitulah takdir, sebagai hamba Nya kita tidak perlu larut dalam kesedihan dan penyesalan
Tetapi begitulah tadir yang melatih kita untuk tau bagaimana “sabar” harus ikut campur dalam urusan dunia yang penuh fatamorgana
Pak, kini kami terus bertumbuh seiring berjalannya waktu
Pak, kini aku sudah sedikit paham arti kehidupan
Pak, terimakasih atas pemberian nama yang begitu indah
Pak, jika nama ku ini adalah pengharapanmu maka dengan sangat ikhlas aku terus berusaha untuk mewujudkannya
Pak, terimakasih atas segala jasa dan pengorbananmu pada keluarga ini
Pak, terimakasih atas segala kebaikanmu kepada orang-orang sehingga kini masih terkenang lewat cerita mereka
Pak, terimakasih atas segala dedikasi pekerjaanmu yang kini juga menjadi kenangan bapak-ibu dari teman-temanku yang sempat bertemu dengan bapak di momen pernikahannya
Pak, terimakasih atas segala usaha yang engkau curahkan semasa di dunia semoga diterima oleh Allah dan semoga menjadi bagian penolongmu di alam sana
Pak, satu hal yang harus engkau tau ada aku disini yang setiap harinya memupuk rindu dengan doa
Pak, semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu dan berpelukan erat di tempat terindah
Kamis, 02 Juni 2022
Mari
Di detik itu pula aku melepaskanmu
Dulu harapan, sekarang hanyalah memori
Dulu penantian, sekarang tak lagi
Tak apa, waktu terus berjalan
Kita juga berubah
Semua sudah digariskan
Tak perlu ada yang disesali
Kini,aku dan kamu mencoba bertumbuh
Dengan segala kerelaan hati
Meski berat, tapi yakinlah bahwa kita mampu
Tak harus memiliki satu sama lain
Kita hanya perlu menjadi diri sendiri
Tanpa menjadi kita
Segala maaf telah terucap, mari saling mengikhlaskan
Tak perlu juga merasa bersalah, semua tentang belajar
Belajar untuk menjadi versi terbaik untuk diri
Selasa, 03 Mei 2022
Perlu Diingat
Terkadang kita lupa dalam urusan mengikhlaskan seseorang
Ternyata bukan sekedar sosok nya saja yang perlu diikhlaskan
Kenangan dan segala hal yang berkaitan dengan sosoknya juga harus diikhlaskan
Sesekali mengharapkan untuk bisa mengulang hal yang sama
Tetapi.. tetap saja berbeda jika tidak bersamanya
Rasanya tak bisa tergantikan
Rasa-rasa itu yang justru sulit untuk berdamai dengan kata ikhlas
Baiknya, upayakan juga untuk mengikhlaskan segala hal
Bukan sekedar sosoknya, tetapi semua hal yang berkaitan dengan sosoknya
Sekali lagi dunia ini bukan seputar apa yang kita inginkan
Dunia ini hanya cukup dengan apa yang kita butuhkan
Keinginan memang tidak terbatas, yang terbatas adalah kenyataan
Kamis, 14 April 2022
Ramadhan: 2022
Yang dirindukan satu bulan dalam satu tahun
Lantunan ayat suci yang lebih kerap didengar
Rombongan ke masjid yang mulai kembali seperti biasanya
Dua tahun lau yang mencekam, mengingatkan..
Betapa berharganya kesempatan dan momen
Anak-anak yang berkumpul main petasan
Tadarus yang terdengar bersahutan seusai tarawih
Masker yang mulai ditinggalkan
Diikuti shaf sholat yang kembai rapat
Buber yang kembali hangat menjadi topik perbincangan untuk alasan bertemu
Syukur tiada henti selayaknya diucapkan dan diwujudkan
Mengajarkan bahwa berduka, sedih, kehilangan, keterbatasan itu tidak selamanya
Harapan bukan sekedar bayangan dia akan menjadi nyata disaat dipercaya
Rabu, 23 Maret 2022
Akumulasi
Akan ada banyak hal yang memang selalu terkenang
Yang jika terbesit, mampu meneteskan air mata
Rindu karena ingin mengulang
Tetapi, dunia ini tidak seputar keinginanku
Dunia ini terkadang bertentangan
Bahkan sangat bertentangan karena seringkali membantah inginku
Tak apa, karena semesta menginginkan yang terbaik
Tak hanya untukku, tapi untuk dia juga
Ya, hidup ini tidak boleh egois
Jangan segan untuk mengakui
Jujur kita masih egois, tapi tak mungkin juga dipertahankan
Sampai kapanpun kita ada hanya untuk mengalah
Mengalah untuk hal-hal yang tidak mungkin kita bantah
Karena kenyataan memang akumulasi dari kita sendiri
Rabu, 16 Februari 2022
Terimakasih ya
Terimakasih atas segala waktu
Terimakasih atas segala usaha
Terimakasih atas segala doa
Terimakasih atas segala cerita
Terimakasih atas segala kebahagiaan
Terimakasih atas segala pengorbanan
Terimakasih atas segala penantian
Terimakasih atas segala sabar
Terimakasih atas segala perasaan
Terimakasih atas segala kenangan indah yang sulit dilupakan
Terimakasih atas segala cerita lucu yang sering membuatku tertawa dikala tangis yang sesak didada
Terimakasih atas segala kepercayaan yang begitu dalam
Terimakasih atas 9 November dibeberapa tahun
Terimakasih atas segala hadiah meskipun bukan aku juaranya
Maaf untuk segala salah yang teramat banyak
Dariku, yang dulu hanya terucap didalam hati
Langganan:
Postingan (Atom)