"Memaafkan dan memahami adalah hal yang memerdekakan hati"- mestyariotedjo
Kutipan kalimat yang patut dipegang dalam menjalani kehidupan
Ini berlaku untuk kehidupan pribadi sehari-hari
Tidak berlaku untuk kesalahan atau penyimpangan secara umum
Kenapa pribadi? karena dalam kehidupan ini banyak bertemu hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan
Padahal hal itu wajar, rejected is normal
Tapi jika hati kita tidak menerimanya, kita akan tenggelam
Tenggelam dalam amarah, bahkan dendam yang merugikan diri sendiri
Mungkin dendam bisa sampai merugikan orang lain, tapi sebenarnya dendam justru lebih menghancurkan diri sendiri
Emosi terpendam yang ada di hati akan merusak jiwa yang tanpa sadar jauh dari jiwa yang sebenarnya
Seiring berjalannya waktu, jika mau menyadari
Akan sadar segala muara kepenatan berasal dari hati yang tidak tenang, berasal dari dendam
Berasal dari emosi yang terpendam
Berasal dari susahnya kita menuruti ego untuk mengeraskan hati
Padahal hanya butuh hati yang ikhlas untuk memaafkan dan menerima apa yang terjadi
Mungkin mudah untuk menuliskan atau mengucapkan, tapi mari kita coba untuk memaafkan segala hal yang menyakitkan
Mari mencoba untuk mengendalikan emosi sesaat yang banyak merugikan diri
Mari mencoba untuk berpikir jernih dan mengundang kesadaran agar tenang senantiasa hadir untuk meredam kekalutan
Mari belajar untuk terus sadar akan segala hal yang rumit butuh untuk diurai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar