Hari-hari berita yang kita baca tidak jauh dari carut marut
Hari ini beritanya membuat kita mau tidak mau merenung
Harapan masa depan yang tidak tau sampai kapan itu menjadi sedikit gelap
Karena kita tinggal di negara yang bisa dijuluki anomali
Kenapa?
Siang ini membaca sebuah utas yang diksinya:
Hukum tabur tuai tidak selalu berlaku di negara anomali
Kita sadar bahwa apa yang ditanam seseorang usaha kebermanfaatan yang tidak ada niatan buruk
Bisa menjadi sebuah jeratan ketidakadilan melalui hukuman yang sepihak
Bukti-bukti yang dibawa ke pengadilan diabaikan begitu saja demi memenuhi hasrat mereka yang punya kepentingan
Entah seberapa rakus dan bengisnya mereka itu
Demi menjatuhkan orang-orang yang berkompeten trauma untuk ikut ansil membangun di negara ini
Mereka fokus melanggengkan kekuasaan
Mereka melindungi yang ber-kubu dengannya
Kompeten atau tidak berkompeten asal sepihak, mereka akan aman
Demi apa? sekali lagi demi kekuasaan
Ternyata usia ini, tahun ini menjadi warga negara yang sungguh anomali
Sebuah paradoks, kita tidak kekurangan orang yang berkompeten, bahkan tidak sedikit yang diakui negara
Tapi..negara ini banyak mengecewakan mereka
Ketulusan dan usaha mereka tersiakan, bahkan bisa jadi terjerat hukum
Seperti kini terjadi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar