Dulu memandang mereka nyaris sempurna kasih sayangnya
Tapi seketika berubah karena beberapa dari mereka tiba pada dusta yang tidak pernah terpikirkan
Layaknya terbalik dan mungkin semua akan tidak akan sama seperti semula
Hanya saja enggan untuk bersama lebih intens lagi
Tak apa, dunia memang seperti ini
Tapi semua tidak hilang begitu saja, gantinya pastilah ada
Walau tak sempurna, tapi kita bisa menerima
Menerima baik buruk perangainya
Tapi buruk perangai juga bukan sepenuhnya buruk
Mereka masih punya setitik kebaikan yang siapa sangka nanti akan menjadi kebaikan yang titik-titik tak ada habisnya
Paradoks, memang dunia ini penuh dengan keanehan, keunikan dengan segala cara
Relax..it's just a dunya
Senin, 21 September 2026
Melepas
Jika semua kembali asing, maka itu juga yang terbaik
Jika semua terasa hanya saling tau, itupun juga bagian dari takdir
Maka semuanya akan kembali pada-Nya
Ridho atas takdir dan rencana-Nya
Semua yang ada di benak, mungkin akan hilang dengan seiring waktu
Tapi keteguhan ini akan selalu menemani setiap langkah
Dan yakin bahwa langkah ini terus dibersamai oleh-Nya
Selama kita hadir dan terus mengingat, bahwa ketidakberdayaan ini akan terus bersama
Dan kekuatan ini hanyalah dari-Nya
Kemampuan ini semata menunjukkan kuasa-Nya
Tanpa kita tanpa kamu
Hidup selayaknya hidup
Dan akan mati selayaknya mati
Kembali adalah jalan satu-satunya untuk pilihan yang berada diujung
Maka pulang juga jalan satu-satunya untuk berakhir
Jika semua terasa hanya saling tau, itupun juga bagian dari takdir
Maka semuanya akan kembali pada-Nya
Ridho atas takdir dan rencana-Nya
Semua yang ada di benak, mungkin akan hilang dengan seiring waktu
Tapi keteguhan ini akan selalu menemani setiap langkah
Dan yakin bahwa langkah ini terus dibersamai oleh-Nya
Selama kita hadir dan terus mengingat, bahwa ketidakberdayaan ini akan terus bersama
Dan kekuatan ini hanyalah dari-Nya
Kemampuan ini semata menunjukkan kuasa-Nya
Tanpa kita tanpa kamu
Hidup selayaknya hidup
Dan akan mati selayaknya mati
Kembali adalah jalan satu-satunya untuk pilihan yang berada diujung
Maka pulang juga jalan satu-satunya untuk berakhir
Sabtu, 29 Agustus 2026
Penghujung Dunia
Pagi ini baca story instagramnya asa living
Membahas tentang parenting anak, bagaimana mendidik anak laki-laki
Lalu ada kata-kata penghujung dunia ketika membahas cara mendidik
Bukan cara terbaik apa untuk mendidik anak, tapi lebih ke menjawab kegelisahan yang sering tersembunyi
"Apakah sanggup mendidik diri sendiri, belajar dari kesalahan, masa lalu dan mengevaluasi diri, sambil mendampingi anak tumbuh dengan dunianya?"
Lebih sering menanyakan "Apa yang harus ku perbaiki lagi?"
Mungkin terasa biasa saja atau klise, tapi hal-hal itu yang membuat perubahan dan awal dari generasi yang bertumbuh
Di masa dunia yang ada di ujung ini, mensederhanakan dunia yang begitu rumit dan cepat ini salah satunya adalah mensederhanakan masalah
Jika kita cemas dan khawatir akan semua yang ada di masa depan, tentu kita akan sibuk mencari cara
Dan menjadi sering luput akan diri sendiri dulu yang perlu diperbaiki sebelum mendidik anak dengan cara yang mutakhir
Padahal evaluasi dengan memperbaiki diri sendiri sebagai orang tua jauh lebih penting
Sambil belajar dan memaafkan, serta mendampingi tumbuh kembangnya menjadi bekal ilmu yang bisa kita bawa nanti
Insight sederhaa seperti ini justru perlu diketahui dan disadari tanpa penghakiman
Dunia ini sudah di ujung tentu benar, tapi jika kita masih disini tentu kita wajib berjuang sebaik mungkin sampai pada garis finish dunia yaitu kematian
Membahas tentang parenting anak, bagaimana mendidik anak laki-laki
Lalu ada kata-kata penghujung dunia ketika membahas cara mendidik
Bukan cara terbaik apa untuk mendidik anak, tapi lebih ke menjawab kegelisahan yang sering tersembunyi
"Apakah sanggup mendidik diri sendiri, belajar dari kesalahan, masa lalu dan mengevaluasi diri, sambil mendampingi anak tumbuh dengan dunianya?"
Lebih sering menanyakan "Apa yang harus ku perbaiki lagi?"
Mungkin terasa biasa saja atau klise, tapi hal-hal itu yang membuat perubahan dan awal dari generasi yang bertumbuh
Di masa dunia yang ada di ujung ini, mensederhanakan dunia yang begitu rumit dan cepat ini salah satunya adalah mensederhanakan masalah
Jika kita cemas dan khawatir akan semua yang ada di masa depan, tentu kita akan sibuk mencari cara
Dan menjadi sering luput akan diri sendiri dulu yang perlu diperbaiki sebelum mendidik anak dengan cara yang mutakhir
Padahal evaluasi dengan memperbaiki diri sendiri sebagai orang tua jauh lebih penting
Sambil belajar dan memaafkan, serta mendampingi tumbuh kembangnya menjadi bekal ilmu yang bisa kita bawa nanti
Insight sederhaa seperti ini justru perlu diketahui dan disadari tanpa penghakiman
Dunia ini sudah di ujung tentu benar, tapi jika kita masih disini tentu kita wajib berjuang sebaik mungkin sampai pada garis finish dunia yaitu kematian
Senin, 17 Agustus 2026
Sini Kini
Kalau baca "Selaras" karya Reza Gunawan dan Dewi Lestari yang tertinggal di memori adalah "sini kini"
Tentu masing-masing pembaca punya preverensi apa yang tertinggal di memori ketika baca buku
Kenapa sini kini? karena era ini merasa semua hal banyak yang terburu-buru
Sini kini mengajarkan bahwa kita senantiasa hadir dan menikmati apa yang sekarang ada dan terjadi
Tanpa khawatir dan cemas akan masa lalu atau masa yang akan datang
Bukan berarti kita bodo amat dengan kedua masa itu
Tapi lebih bersyukur dan ingat bahwa ada masa kini yang butuh keberadaan kita secara utuh
Bercengkrama tanpa gadget, bekerja dengan fokus, menikmati waktu istirahat
Semua itu mungkin diselanya kita sempatkan untuk domn scrolling
Tapi coba sesekali untuk menikmati kegiatannya tanpa menyempatkan hal lain dan tanpa terburu-buru
Karena dari suatu kegiatan itulah yang masih membuat kita mampu benar-benar bernafas seutuhnya dengan tetap menjalani era yang serba serbi ini
Tentu masing-masing pembaca punya preverensi apa yang tertinggal di memori ketika baca buku
Kenapa sini kini? karena era ini merasa semua hal banyak yang terburu-buru
Sini kini mengajarkan bahwa kita senantiasa hadir dan menikmati apa yang sekarang ada dan terjadi
Tanpa khawatir dan cemas akan masa lalu atau masa yang akan datang
Bukan berarti kita bodo amat dengan kedua masa itu
Tapi lebih bersyukur dan ingat bahwa ada masa kini yang butuh keberadaan kita secara utuh
Bercengkrama tanpa gadget, bekerja dengan fokus, menikmati waktu istirahat
Semua itu mungkin diselanya kita sempatkan untuk domn scrolling
Tapi coba sesekali untuk menikmati kegiatannya tanpa menyempatkan hal lain dan tanpa terburu-buru
Karena dari suatu kegiatan itulah yang masih membuat kita mampu benar-benar bernafas seutuhnya dengan tetap menjalani era yang serba serbi ini
Selasa, 04 Agustus 2026
Meet?
I hope we meet in this season.
No matter how, I believe we'll find a way.
I just believe that we're meant to meet.
Oh God, please make it come true.
I don't know why, but I truly believe.
Please guide my heart and my feelings.
If this hope is good for me,
let our paths cross in Your perfect time.
If not,
please grant me the strength to let it go with peace.
No matter how, I believe we'll find a way.
I just believe that we're meant to meet.
Oh God, please make it come true.
I don't know why, but I truly believe.
Please guide my heart and my feelings.
If this hope is good for me,
let our paths cross in Your perfect time.
If not,
please grant me the strength to let it go with peace.
Rabu, 01 Juli 2026
Setiap Bulan
Merasakan hal yang belum pernah dirasakan sebelumnya
Waktu begitu cepat berlalu
Banyak kejadian yang dilewati, banyak tapi entah sekedar lewat padahal momentumnya juga banyak
Hampir setiap bulan gebrakannya selalu ada
Kalau semua dirasakan mungkin penyakit banyak bersarang di tubuh
Bijak dalam menanggapi semua yang terjadi dengan tidak semua diizinkan untuk dirasakan
Ada banyak yang harus diacuhkan jika kita tidak sanggup
Bukan menghidar, tapi menyelamatkan diri sendiri
Kalau diri sendiri tidak selamat, bagaimana menghadapi?
Selama kita memilih keselamatan diri sendiri, tanpa menyakiti orang lain
Ada jalan yang kita pilih, sebagai alternatif menyelamatkan diri dan menyelamatkan orang lain dari ketidaksanggupan kita
Mungkin tidak semua paham, tapi cukuplah diri sendiri yang mengerti
Ada banyak yang sungkar untuk dijelaskan dengan kata, tapi dengan sikap pun mungkin bisa tercermin
Begitulah era sekarang, waktu seperti berlari
Tak terasa apa yang kita lakukan sebenarnya seperti apa
Benar salah terlihat hanya sepintas
Waktu begitu cepat berlalu
Banyak kejadian yang dilewati, banyak tapi entah sekedar lewat padahal momentumnya juga banyak
Hampir setiap bulan gebrakannya selalu ada
Kalau semua dirasakan mungkin penyakit banyak bersarang di tubuh
Bijak dalam menanggapi semua yang terjadi dengan tidak semua diizinkan untuk dirasakan
Ada banyak yang harus diacuhkan jika kita tidak sanggup
Bukan menghidar, tapi menyelamatkan diri sendiri
Kalau diri sendiri tidak selamat, bagaimana menghadapi?
Selama kita memilih keselamatan diri sendiri, tanpa menyakiti orang lain
Ada jalan yang kita pilih, sebagai alternatif menyelamatkan diri dan menyelamatkan orang lain dari ketidaksanggupan kita
Mungkin tidak semua paham, tapi cukuplah diri sendiri yang mengerti
Ada banyak yang sungkar untuk dijelaskan dengan kata, tapi dengan sikap pun mungkin bisa tercermin
Begitulah era sekarang, waktu seperti berlari
Tak terasa apa yang kita lakukan sebenarnya seperti apa
Benar salah terlihat hanya sepintas
Kamis, 25 Juni 2026
Harapan
Mungkin kini di titik tergelap sepanjang hidup sebagai warga
Mungkin ini masih permulaan
Atau mungkin ini hanya sementara dan sekejap akan berlalu?
Entah..kita tunggu generasi-generasi yang kuat untuk terus melawan
Mereka bukan tiba-tiba melawan
Mereka sudah mempersiapkan dari waktu-waktu yang panjang
Mereka ditempa masa ke masa yang sulit
Mereka tumbuh dari masalah demi masalah yang dibuat dari generasi lalu
Lantas jika mereka mengambil tindak, itu bukan berarti melawan
Mereka lebih mempunyai makna atas hidup ini
Mereka andil dalam tumbuh, jatuh dan kembali bangkit
Mereka hanya hidup bak waktu lalu yang membuat jatuh lalu bisa bangkit kembali
Mungkin ini masih permulaan
Atau mungkin ini hanya sementara dan sekejap akan berlalu?
Entah..kita tunggu generasi-generasi yang kuat untuk terus melawan
Mereka bukan tiba-tiba melawan
Mereka sudah mempersiapkan dari waktu-waktu yang panjang
Mereka ditempa masa ke masa yang sulit
Mereka tumbuh dari masalah demi masalah yang dibuat dari generasi lalu
Lantas jika mereka mengambil tindak, itu bukan berarti melawan
Mereka lebih mempunyai makna atas hidup ini
Mereka andil dalam tumbuh, jatuh dan kembali bangkit
Mereka hanya hidup bak waktu lalu yang membuat jatuh lalu bisa bangkit kembali
Kamis, 14 Mei 2026
Negara Anomali
Hari-hari berita yang kita baca tidak jauh dari carut marut
Hari ini beritanya membuat kita mau tidak mau merenung
Harapan masa depan yang tidak tau sampai kapan itu menjadi sedikit gelap
Karena kita tinggal di negara yang bisa dijuluki anomali
Kenapa? Siang ini membaca sebuah utas yang diksinya:
Hukum tabur tuai tidak selalu berlaku di negara anomali
Kita sadar bahwa apa yang ditanam seseorang usaha kebermanfaatan yang tidak ada niatan buruk
Bisa menjadi sebuah jeratan ketidakadilan melalui hukuman yang sepihak
Bukti-bukti yang dibawa ke pengadilan diabaikan begitu saja demi memenuhi hasrat mereka yang punya kepentingan
Entah seberapa rakus dan bengisnya mereka itu
Demi menjatuhkan orang-orang yang berkompeten trauma untuk ikut ansil membangun di negara ini
Mereka fokus melanggengkan kekuasaan
Mereka melindungi yang ber-kubu dengannya
Kompeten atau tidak berkompeten asal sepihak, mereka akan aman
Demi apa? sekali lagi demi kekuasaan
Ternyata usia ini, tahun ini menjadi warga negara yang sungguh anomali
Sebuah paradoks, kita tidak kekurangan orang yang berkompeten, bahkan tidak sedikit yang diakui negara
Tapi..negara ini banyak mengecewakan mereka
Ketulusan dan usaha mereka tersiakan, bahkan bisa jadi terjerat hukum
Seperti kini terjadi..
Hari ini beritanya membuat kita mau tidak mau merenung
Harapan masa depan yang tidak tau sampai kapan itu menjadi sedikit gelap
Karena kita tinggal di negara yang bisa dijuluki anomali
Kenapa? Siang ini membaca sebuah utas yang diksinya:
Hukum tabur tuai tidak selalu berlaku di negara anomali
Kita sadar bahwa apa yang ditanam seseorang usaha kebermanfaatan yang tidak ada niatan buruk
Bisa menjadi sebuah jeratan ketidakadilan melalui hukuman yang sepihak
Bukti-bukti yang dibawa ke pengadilan diabaikan begitu saja demi memenuhi hasrat mereka yang punya kepentingan
Entah seberapa rakus dan bengisnya mereka itu
Demi menjatuhkan orang-orang yang berkompeten trauma untuk ikut ansil membangun di negara ini
Mereka fokus melanggengkan kekuasaan
Mereka melindungi yang ber-kubu dengannya
Kompeten atau tidak berkompeten asal sepihak, mereka akan aman
Demi apa? sekali lagi demi kekuasaan
Ternyata usia ini, tahun ini menjadi warga negara yang sungguh anomali
Sebuah paradoks, kita tidak kekurangan orang yang berkompeten, bahkan tidak sedikit yang diakui negara
Tapi..negara ini banyak mengecewakan mereka
Ketulusan dan usaha mereka tersiakan, bahkan bisa jadi terjerat hukum
Seperti kini terjadi..
Sabtu, 25 April 2026
Sparks
Do you ever feel like you've lost the spark in your life?
I think everyone feels this at some point.
How do you handle moments like that?
That “spark” feels important...maybe it is.
But it doesn’t last forever.
Sometimes, people just live without really feeling anything.
They can’t find a purpose, or they lose interest in life.
I think everyone feels this at some point.
How do you handle moments like that?
That “spark” feels important...maybe it is.
But it doesn’t last forever.
Sometimes, people just live without really feeling anything.
They can’t find a purpose, or they lose interest in life.
Selasa, 24 Maret 2026
Maret 2026
Rasanya banyak hal yang terjadi dalam bulan ini
Ramadhan yang belum mencapai titik ibadah yang diinginkan
Eid yang belum sepenuhnya menjadi kemenangan
Melihat dunia yang terlalu besar, seringkali membuat kita kecil
Tapi melihat mereka yang punya banyak keterbatasan, membuat kita sudah sangat cukup untuk kehidupan saat ini
Realitanya kembali lagi pada hal syukur yang seringkali lupa
Mungkin terlalu sibuk melihat mereka yang suka cita dengan materi yang mampu membeli perhatian dan tawa
Tapi mereka lupa bahwa ada ketulusan yang tidak dapat dibeli
Materi dunia nyatanya palsu, sekejap dan nantinya akan hilang
Lagi lagi dunia ini hanya sekedar mimpi nantinya ketika kita terbangun setelah kematian
Ramadhan yang belum mencapai titik ibadah yang diinginkan
Eid yang belum sepenuhnya menjadi kemenangan
Melihat dunia yang terlalu besar, seringkali membuat kita kecil
Tapi melihat mereka yang punya banyak keterbatasan, membuat kita sudah sangat cukup untuk kehidupan saat ini
Realitanya kembali lagi pada hal syukur yang seringkali lupa
Mungkin terlalu sibuk melihat mereka yang suka cita dengan materi yang mampu membeli perhatian dan tawa
Tapi mereka lupa bahwa ada ketulusan yang tidak dapat dibeli
Materi dunia nyatanya palsu, sekejap dan nantinya akan hilang
Lagi lagi dunia ini hanya sekedar mimpi nantinya ketika kita terbangun setelah kematian
Selasa, 10 Februari 2026
Halo
Apa kabar?
Kurasa baik-baik saja
Jika kamu membaca ini, artinya kamu sedang bingung
Aku tau, membaca setiap bulannya tidak ada sebuah jawaban bagimu
Tapi terimakasih untuk semuanya
Kuharap sehat selalu dan selalu bahagia
Meski kenytaannya hidup tidak selalu begitu
Sakit dan sedih menjadi pemanis hidupmu
Tapi aku tetap berdoa semoga kebaikan selalu mengiringimu
Kuharap kau tetap menjadi orang yang baik seperti dulu
Walaupun jalannya berbeda, jalani dengan penuh syukur agar hidup terus berjalan dengan ringan
Jangan lupa jaga kesehatan, jaga makanan dan jaga olahraga
Semoga hidupmu selalu penuh dengan keberkahan
Hidup baik dan sehat dengan keluargamu :)
Kurasa baik-baik saja
Jika kamu membaca ini, artinya kamu sedang bingung
Aku tau, membaca setiap bulannya tidak ada sebuah jawaban bagimu
Tapi terimakasih untuk semuanya
Kuharap sehat selalu dan selalu bahagia
Meski kenytaannya hidup tidak selalu begitu
Sakit dan sedih menjadi pemanis hidupmu
Tapi aku tetap berdoa semoga kebaikan selalu mengiringimu
Kuharap kau tetap menjadi orang yang baik seperti dulu
Walaupun jalannya berbeda, jalani dengan penuh syukur agar hidup terus berjalan dengan ringan
Jangan lupa jaga kesehatan, jaga makanan dan jaga olahraga
Semoga hidupmu selalu penuh dengan keberkahan
Hidup baik dan sehat dengan keluargamu :)
Sabtu, 07 Februari 2026
Menghitung Hari
Sadar atau tidak, merasa hidup ada diujung akhir
Entah dunia kapan berakhir, yang jelas semakin dekat
Tanda-tanda akhir yang begitu terlihat jelas
Manusia banyak yang semakin abai
Manusia banyak yang semakin terang-terangan melakukan kerusakan
Manusia banyak yang semakin tidak tau diri
Manusia banyak yang semakin rakus
Berita korupsi yang hampir setiap hari berbeda pelaku
Berita pelecehan seksual
Berita penyalahgunaan wewenang
Berita program-program negara yang semakin aneh dan kurang penting demi memenuhi keinginan seseorang
Berita kerusakan alam dan banjir yang diabaikan negara
Berita perluasan hutan sawit
Dan yang paling gong berita anak 10th dari NTT yang bunu*h dir* karena tidak bisa membeli alat tulis yang harganya dibawah 10rb
Dunia kini terlihat sedang diam, entah kapan waktunya tiba hingga alam membalasnya
Padahal 2-3 tahun lalu manusia bertingkah salah, alam terlihat begitu responsif
Tapi kini, terlihat senyap nan menakutkan
Balasan seperti apa yang akan dibuat
Yang jelas sudah saatnya mempersiapkan hal-hal yang tanpa aba-aba itu datang
Prepare for worst case
Entah dunia kapan berakhir, yang jelas semakin dekat
Tanda-tanda akhir yang begitu terlihat jelas
Manusia banyak yang semakin abai
Manusia banyak yang semakin terang-terangan melakukan kerusakan
Manusia banyak yang semakin tidak tau diri
Manusia banyak yang semakin rakus
Berita korupsi yang hampir setiap hari berbeda pelaku
Berita pelecehan seksual
Berita penyalahgunaan wewenang
Berita program-program negara yang semakin aneh dan kurang penting demi memenuhi keinginan seseorang
Berita kerusakan alam dan banjir yang diabaikan negara
Berita perluasan hutan sawit
Dan yang paling gong berita anak 10th dari NTT yang bunu*h dir* karena tidak bisa membeli alat tulis yang harganya dibawah 10rb
Dunia kini terlihat sedang diam, entah kapan waktunya tiba hingga alam membalasnya
Padahal 2-3 tahun lalu manusia bertingkah salah, alam terlihat begitu responsif
Tapi kini, terlihat senyap nan menakutkan
Balasan seperti apa yang akan dibuat
Yang jelas sudah saatnya mempersiapkan hal-hal yang tanpa aba-aba itu datang
Prepare for worst case
Rabu, 07 Januari 2026
Secure
Rasa yang hadir ketika didekatnya merasa aman
Tanpa rasa takut dan terintimidasi dengan hal-hal yang dianggap "wajar"
Padahal ada rasa ingin "dianggap" oleh sekitar tanpa memperdulikan apa yang sebenarnya kita butuhkan
Sebenarnya kebutuhan itu hanya ada kata "cukup",tapi keinginan lah yang merenggut kata "cukup" menjadi "kurang"
Karena komitmen dilandaskan pada tujuan yang fokus untuk "kita" bukan pandangan "mereka"
Budaya yang terkadang mengkuliti apa yang sebenarnya bukan kehendak kita, tapi mereka yang seakan mendikte
Padahal bukan "ranah" kita untuk menentukan, semua sudah ada yang mengatur
Bukankah baiknya kita fokus yang bisa kita perbaiki?
Bukan fokus kepada hal-hal yang bukan "ranah" kita untuk mengatur
Yang bisa kita atur, sedemikian baiknya diusahakan untuk bisa terwujud, tapi ada hal-hal yang diluar kendali" Memaksa pun akan berakhir pada ketidaknyamana dan ketidakamanan sebagai "kita"
Lantas pantaskah kita mengabaikan tujuan hidup di dunia yang sebenarnya?
Apa yang kita kejar dan kita perjuangkan?
Tanpa rasa takut dan terintimidasi dengan hal-hal yang dianggap "wajar"
Padahal ada rasa ingin "dianggap" oleh sekitar tanpa memperdulikan apa yang sebenarnya kita butuhkan
Sebenarnya kebutuhan itu hanya ada kata "cukup",tapi keinginan lah yang merenggut kata "cukup" menjadi "kurang"
Karena komitmen dilandaskan pada tujuan yang fokus untuk "kita" bukan pandangan "mereka"
Budaya yang terkadang mengkuliti apa yang sebenarnya bukan kehendak kita, tapi mereka yang seakan mendikte
Padahal bukan "ranah" kita untuk menentukan, semua sudah ada yang mengatur
Bukankah baiknya kita fokus yang bisa kita perbaiki?
Bukan fokus kepada hal-hal yang bukan "ranah" kita untuk mengatur
Yang bisa kita atur, sedemikian baiknya diusahakan untuk bisa terwujud, tapi ada hal-hal yang diluar kendali" Memaksa pun akan berakhir pada ketidaknyamana dan ketidakamanan sebagai "kita"
Lantas pantaskah kita mengabaikan tujuan hidup di dunia yang sebenarnya?
Apa yang kita kejar dan kita perjuangkan?
Rabu, 03 Desember 2025
Desember 2025
Penutup tahun yang penuh dengan keprihatinan
Seiring berjalannya waktu
Setahun ini penuh dengan ujian sebagai warga dunia dan warga negara
Kepongahan isr*el semmakin menjadi dan membabi buta
Kepongahan pemer*ntah juga semakin menjadi
Kini mempertanyakan, bagian mana nikmat dunia jika hidup bersama mereka?
Rasa kemanusiaan yang habis karena keserakahan
Akhlak yang hilang entah kemana karena ketamakan
Manusia yang itu apakah layak disebut manusia sebagai makhluk sosial?
Kini kupertanyakan
Disaat sesama manusia mereka membunuh dan menyiksa
Siapa yang membuka kebenaran, dipenjarakan
Karena kebenaran kini mempunyai musuh yang banyak
Mereka struktural dan terpandu
Hanya yang peka, yang tau awal mula keserakahan di negara ini berkembang biak dengan mudah bahkan dibidani
Tetapi masih banyak yang peduli dengan negara ini
Meskipun alam dan tanah ini sudah dilibas dan diperas demi memenuhi hasrat manusia-manusia tak beradab
Mereka bergerak masif akhir-akhir ini
Mereka paham siapa lawannya, mereka lebih pandai
Mereka masih berjuang ditengah menyaksikan gebrakan yang sangat konyol
Harapan masih terus ada selama dunia ini masih berputar
Kebaikan masih ada, saling tolong menolong itu masih ada, kepedulian itu masih ada
Meskipun dengan tangan masing-masing kita akan selalu saling menjaga
Bagi mereka yang mau memperjuangan dan mengorbankan waktunya untuk negara ini
Doa kami mengiringi langkah mulia kalian
Walaupun kini mungkin terasa seperti kembali di era yang pernah kakak kita lalui
Berarti sedikit lagi kemenangan akan keadilan itu semakin dekat
Seiring berjalannya waktu
Setahun ini penuh dengan ujian sebagai warga dunia dan warga negara
Kepongahan isr*el semmakin menjadi dan membabi buta
Kepongahan pemer*ntah juga semakin menjadi
Kini mempertanyakan, bagian mana nikmat dunia jika hidup bersama mereka?
Rasa kemanusiaan yang habis karena keserakahan
Akhlak yang hilang entah kemana karena ketamakan
Manusia yang itu apakah layak disebut manusia sebagai makhluk sosial?
Kini kupertanyakan
Disaat sesama manusia mereka membunuh dan menyiksa
Siapa yang membuka kebenaran, dipenjarakan
Karena kebenaran kini mempunyai musuh yang banyak
Mereka struktural dan terpandu
Hanya yang peka, yang tau awal mula keserakahan di negara ini berkembang biak dengan mudah bahkan dibidani
Tetapi masih banyak yang peduli dengan negara ini
Meskipun alam dan tanah ini sudah dilibas dan diperas demi memenuhi hasrat manusia-manusia tak beradab
Mereka bergerak masif akhir-akhir ini
Mereka paham siapa lawannya, mereka lebih pandai
Mereka masih berjuang ditengah menyaksikan gebrakan yang sangat konyol
Harapan masih terus ada selama dunia ini masih berputar
Kebaikan masih ada, saling tolong menolong itu masih ada, kepedulian itu masih ada
Meskipun dengan tangan masing-masing kita akan selalu saling menjaga
Bagi mereka yang mau memperjuangan dan mengorbankan waktunya untuk negara ini
Doa kami mengiringi langkah mulia kalian
Walaupun kini mungkin terasa seperti kembali di era yang pernah kakak kita lalui
Berarti sedikit lagi kemenangan akan keadilan itu semakin dekat
Selasa, 18 November 2025
Kebetulan
Dunia ini lekat dengan kata "kebetulan"
Kata banyak orang begitu
Tapi menurutku semua itu bukan terjadi begitu saja
Dibalik kejadian pasti ada peristiwa dibaliknya
Seperti akibat yang diawali dengan sebab
Karena semua sudah tertulis dan terencana yang diketahui maupun tidak
Ada sebuah celetuk yang suatu hari terjadi tanpa disangka
Ada kata yang terucap dengan sengaja dan penuh harap dan setelah sekian lama terlupa, terwujud begitu saja tanpa disadari
Ada usaha yang terus menerus dikerjakan tanpa keluh kesah untuk sekedar memenuhi kebutuhan, hal ini juga sama saja
Semua berawal dari niat dan usaha, serta seringkali semesta ikut campur dalam urusan kita
Mendukung atau menolak begitulah cara dia bekerja
Tak ada paksaan atau keberpihakan, semua murni terjadi begitu saja
Siapa sangka? tentu tidak ada
Tapi jika celetukan hanya berakhir pada sebatas "kenal" akupun menjamin aman
Karena niat pun tidak terbesit
Tapi jika semesta mendukung dan dua manusia terus berusaha, hati bisa apa?
Serahkan pada waktu, biarkan dia bekerja sampai batas
Dan satu-satunya jalan terbaik saat ini hanyalah doa
Kata banyak orang begitu
Tapi menurutku semua itu bukan terjadi begitu saja
Dibalik kejadian pasti ada peristiwa dibaliknya
Seperti akibat yang diawali dengan sebab
Karena semua sudah tertulis dan terencana yang diketahui maupun tidak
Ada sebuah celetuk yang suatu hari terjadi tanpa disangka
Ada kata yang terucap dengan sengaja dan penuh harap dan setelah sekian lama terlupa, terwujud begitu saja tanpa disadari
Ada usaha yang terus menerus dikerjakan tanpa keluh kesah untuk sekedar memenuhi kebutuhan, hal ini juga sama saja
Semua berawal dari niat dan usaha, serta seringkali semesta ikut campur dalam urusan kita
Mendukung atau menolak begitulah cara dia bekerja
Tak ada paksaan atau keberpihakan, semua murni terjadi begitu saja
Siapa sangka? tentu tidak ada
Tapi jika celetukan hanya berakhir pada sebatas "kenal" akupun menjamin aman
Karena niat pun tidak terbesit
Tapi jika semesta mendukung dan dua manusia terus berusaha, hati bisa apa?
Serahkan pada waktu, biarkan dia bekerja sampai batas
Dan satu-satunya jalan terbaik saat ini hanyalah doa
Selasa, 28 Oktober 2025
Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki- Rintik Sedu
Belajar untuk melipat kenangan masa lalu dengan menyimpannya dalam memori dan menerima dengan kenyataan hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Mungkin terdengar klasik, tapi tidak semua orang bisa melakukan hal yang mungkin mudah dinarasikan.
Pesannya jelas tapi tidak semua orang menyadari dan melakukan hal yang mungkin ditakuti akan jawaban yang kita tunggu untuk sebuah kepastian.
Kebanyakan memilih untuk menunggu, saling menunggu atau bahkan tidak berani mengungkapkan karena waktu yang sudah lama dan memilih untuk menguburnya.
Padahal menghadapi jawaban yang sebenarnya kita tunggu dan kita pendam adalah sesuatu yang mengantarkan kita pada kehidupan yang lebih mantap untuk melangkah ke depan tanpa menebak sesuatu yang terjadi di masa lalu.
Sesuatu yang mampu membuat kita merasakan lega yang dengan sendirinya akan menerima meskipun butuh waktu atau bahkan bisa sekejap berlapang dada karena lekas sadar akan segala sesuatu yang tidak bisa paksakan.
Variabel yang selalu membuat kita bingung dan takut ini, sebenarnya hanya perlu diungkapkan dan dihadapi.
Mungkin terdengar klasik, tapi tidak semua orang bisa melakukan hal yang mungkin mudah dinarasikan.
Pesannya jelas tapi tidak semua orang menyadari dan melakukan hal yang mungkin ditakuti akan jawaban yang kita tunggu untuk sebuah kepastian.
Kebanyakan memilih untuk menunggu, saling menunggu atau bahkan tidak berani mengungkapkan karena waktu yang sudah lama dan memilih untuk menguburnya.
Padahal menghadapi jawaban yang sebenarnya kita tunggu dan kita pendam adalah sesuatu yang mengantarkan kita pada kehidupan yang lebih mantap untuk melangkah ke depan tanpa menebak sesuatu yang terjadi di masa lalu.
Sesuatu yang mampu membuat kita merasakan lega yang dengan sendirinya akan menerima meskipun butuh waktu atau bahkan bisa sekejap berlapang dada karena lekas sadar akan segala sesuatu yang tidak bisa paksakan.
Variabel yang selalu membuat kita bingung dan takut ini, sebenarnya hanya perlu diungkapkan dan dihadapi.
Selasa, 30 September 2025
Syukur
September ini luar biasa
Banyak syukur yang senantiasa terpanjat
Keputusan yang menjadikan awal perjalanan baru
Banyak pihak yang mendoakan
Bersyukur atas segala perjalanan yang tidak mudah
Melalui berbagai momen membawa banyak hikmah dan berkah
Dan seiring berjalannya waktu
Ada kabar yang membahagiakan dan mengharukan dari sahabatku
Dengan segala keyakinannya melalui segala kebaikannya
Kejadiannya begitu singkat tapi mengena
Begitu jelas dan sangat bijak
Perjalanannya menginspirasi dan layak untuk didapat
Dijaga dengan kehormatannya hingga bermuara
Doaku terus terpanjat mengiringi perjalananmu kelak
Kemudian melanjutkan juga perjalananku yang kini bagai sungai yang mengalir nan terlihat ikan didalamnya
Banyak syukur yang senantiasa terpanjat
Keputusan yang menjadikan awal perjalanan baru
Banyak pihak yang mendoakan
Bersyukur atas segala perjalanan yang tidak mudah
Melalui berbagai momen membawa banyak hikmah dan berkah
Dan seiring berjalannya waktu
Ada kabar yang membahagiakan dan mengharukan dari sahabatku
Dengan segala keyakinannya melalui segala kebaikannya
Kejadiannya begitu singkat tapi mengena
Begitu jelas dan sangat bijak
Perjalanannya menginspirasi dan layak untuk didapat
Dijaga dengan kehormatannya hingga bermuara
Doaku terus terpanjat mengiringi perjalananmu kelak
Kemudian melanjutkan juga perjalananku yang kini bagai sungai yang mengalir nan terlihat ikan didalamnya
Sabtu, 30 Agustus 2025
30 Agustus 2025
Hanya ingin mengeluarkan isi kepala dan hati nurani yang masih ada
Kepedulian yang tersisa untuk negeri tercinta yang kini sedang merintih sakit karena ulah pemerintah yang korupsi
Situasi terkini yang ada adalah kenyataan pahit setelah 10 tahun terakhir bertumpuk
Butuh waktu lumayan lama untuk menyadarkan masyarakat sampai pada puncaknya yang memang sudah tidak lagi dibendung
Mereka yang berkuasa tidak ada lagi urat malu dan "sungkan" untuk terus menindas rakyat dengan pajak tinggi yang digunakan untuk kepentingan pribadi
Untuk kepentingan "mereka" yang membantu menyukseskan pemilu yang lalu
Jabatan dan kekuasan dibagi rata agar kekuasaan terus berjalan dengan membabi buta menggerus kepentingan rakyat
Rasa marah dan kecewa ini tersulut karena mereka bertingkah arogan dan menganggap rakyat sama sekali tidak penting dan bodoh
Mereka tidak sadar bahwa fasilitas yang dinikmati ada bagian uang rakyat yang kerja siang dan malam untuk membayar pajak bermuara pada gaji dan tunjangan sampai milyaran
Aksi demi aksi yang berawal di tanggal 28 Agustus 2025 ini karena ulah wakil rakyat yang arogan dan merendahkan rakyat
Gaji dan tunjangan yang meroket tidak masuk akal itu menyulut amarah karena disaat yang sama banyak masyarakat kini yang hidup dengan keprihatinan
Bahan pokok yang semakin hari semakin mahal dan proyek-proyek pemerintah yang jauh dari keta berhasil
Gaji guru yang kecil dan dianggap beban
Fasilitas umum yang begitu-begitu saja
Transportasi umum yang kurang memadai dan terbatas
Pendidikan tinggi mahal
Pengangguran masih tinggi
Kebijakan proyek asing yang longgar
Hutan-hutan dirusak demi proyek fantastis
Masyarakat adat tergusur
Diantara kondisi yang sulit ini, pejabat-pejabat dengan mudahnya bertutur ngelantur dan berjoget ria diatas penderitaan rakyat
Yang dilabeli wakil rakyat yang sama sekali tidak mewakili rakyat dan tidak pro-rakyat juga memberikan statement yang mengundang kontroversi
Mereka hidup dengan kemewahan dari uang rakyat yang diperas terus menerus
Semua yang terjadi hari ini atas aksi-aksi masyarakat sipil yang murni tanpa ditunggangi pihak manapun, pantas dan layak dilakukan
Suara-suara mereka yang turun dijalan ataupun di media apapun adalah kebenaran yang harus dilakukan
Diam itu bukan pilihan, semua rakyat normalnya harus bersuara
Diam hanya membawaa kita pada penderitaan yang akan terus dilanggengkan penguasa
Mereka akan terus menindas dan memeras uang rakyat
Korupsi akan terus berbudaya
Sampai kapan penderitaan ini berakhir, jika rakyat hanya tunduk dan diam?
Melawan adalah jalan untuk mengawali pemberantasan pemerintah korupsi dan mengakhiri penderitaan
Tanggal 28 Agustus 2025 aksi dimulai dari gedung DPR dan terdapat korban driver ojol dari goj*k yang meninggal karena terlindas mobil baracuda
Tanggal 29 Agustus berita meledak karena rakyat marah atas tindakan pol*s* yang dianggap melewati batas
Atas kejadian itu presiden merilis video ucapan bela sungkawa, tidak dengan permintaan maaf atas gagalnya pemerintah selama ini
Tidak ada menyinggung soal "kenapa rakyat melakukan aksi demonstrasi di gedung DPR?"
Sebatas pernyataan bahwa akan menindak tegas aparat yang terlibat dan membantu keluarga korban
So far kita tahu bagaimana sikap pemimpin kita yang tidak perlu dijelaskan ditulisan ini karena bertujuan hanya menuliskan keadaan dan situasi terkini
Kota-kota lain menyusul demo sampai membakar gedung DPR
Tanggal 30 Agustus 2025 ini update dari berita yang beredar mulai banyak provokator ditengah aksi ini
Dari instagram Ferry Irwandi yang ikut berdemonstrasi menghimbau untuk "saling jaga sesama warga" Halte GBK yang terbakar dan fasilitas-fasilitas umum murni bukan tindakan demonstran yang murni menyampaikan aspirasi mereka
Mereka yang merusak bagian dari "oknum" yang bertujuan untuk mengecoh rakyat dan melabeli demonstran sebagai perusak fasiliats umum
Dari Instagram Malaka Project (komunitas revolusi) menghimbau untuk menahan demo karena banyak penyusup yang menjadi provokator ditengah aksi
Tentu kericuhan yang terjadi saat ini bukanlah perbuatan demonstran, melainkan mereka yang ingin memecah belah persatuan rakyat yang ingin menuntut keadilan pemerintah
Istilah-istilah yang keluar saat ini: ACAB: All Cops Are Bastards 1312: Urutan huruf abjad dari ACAB Tone deaf: pemerintah yang dianggap tuli dan enggan mendengarkan demonstran
Kepedulian yang tersisa untuk negeri tercinta yang kini sedang merintih sakit karena ulah pemerintah yang korupsi
Situasi terkini yang ada adalah kenyataan pahit setelah 10 tahun terakhir bertumpuk
Butuh waktu lumayan lama untuk menyadarkan masyarakat sampai pada puncaknya yang memang sudah tidak lagi dibendung
Mereka yang berkuasa tidak ada lagi urat malu dan "sungkan" untuk terus menindas rakyat dengan pajak tinggi yang digunakan untuk kepentingan pribadi
Untuk kepentingan "mereka" yang membantu menyukseskan pemilu yang lalu
Jabatan dan kekuasan dibagi rata agar kekuasaan terus berjalan dengan membabi buta menggerus kepentingan rakyat
Rasa marah dan kecewa ini tersulut karena mereka bertingkah arogan dan menganggap rakyat sama sekali tidak penting dan bodoh
Mereka tidak sadar bahwa fasilitas yang dinikmati ada bagian uang rakyat yang kerja siang dan malam untuk membayar pajak bermuara pada gaji dan tunjangan sampai milyaran
Aksi demi aksi yang berawal di tanggal 28 Agustus 2025 ini karena ulah wakil rakyat yang arogan dan merendahkan rakyat
Gaji dan tunjangan yang meroket tidak masuk akal itu menyulut amarah karena disaat yang sama banyak masyarakat kini yang hidup dengan keprihatinan
Bahan pokok yang semakin hari semakin mahal dan proyek-proyek pemerintah yang jauh dari keta berhasil
Gaji guru yang kecil dan dianggap beban
Fasilitas umum yang begitu-begitu saja
Transportasi umum yang kurang memadai dan terbatas
Pendidikan tinggi mahal
Pengangguran masih tinggi
Kebijakan proyek asing yang longgar
Hutan-hutan dirusak demi proyek fantastis
Masyarakat adat tergusur
Diantara kondisi yang sulit ini, pejabat-pejabat dengan mudahnya bertutur ngelantur dan berjoget ria diatas penderitaan rakyat
Yang dilabeli wakil rakyat yang sama sekali tidak mewakili rakyat dan tidak pro-rakyat juga memberikan statement yang mengundang kontroversi
Mereka hidup dengan kemewahan dari uang rakyat yang diperas terus menerus
Semua yang terjadi hari ini atas aksi-aksi masyarakat sipil yang murni tanpa ditunggangi pihak manapun, pantas dan layak dilakukan
Suara-suara mereka yang turun dijalan ataupun di media apapun adalah kebenaran yang harus dilakukan
Diam itu bukan pilihan, semua rakyat normalnya harus bersuara
Diam hanya membawaa kita pada penderitaan yang akan terus dilanggengkan penguasa
Mereka akan terus menindas dan memeras uang rakyat
Korupsi akan terus berbudaya
Sampai kapan penderitaan ini berakhir, jika rakyat hanya tunduk dan diam?
Melawan adalah jalan untuk mengawali pemberantasan pemerintah korupsi dan mengakhiri penderitaan
Tanggal 28 Agustus 2025 aksi dimulai dari gedung DPR dan terdapat korban driver ojol dari goj*k yang meninggal karena terlindas mobil baracuda
Tanggal 29 Agustus berita meledak karena rakyat marah atas tindakan pol*s* yang dianggap melewati batas
Atas kejadian itu presiden merilis video ucapan bela sungkawa, tidak dengan permintaan maaf atas gagalnya pemerintah selama ini
Tidak ada menyinggung soal "kenapa rakyat melakukan aksi demonstrasi di gedung DPR?"
Sebatas pernyataan bahwa akan menindak tegas aparat yang terlibat dan membantu keluarga korban
So far kita tahu bagaimana sikap pemimpin kita yang tidak perlu dijelaskan ditulisan ini karena bertujuan hanya menuliskan keadaan dan situasi terkini
Kota-kota lain menyusul demo sampai membakar gedung DPR
Tanggal 30 Agustus 2025 ini update dari berita yang beredar mulai banyak provokator ditengah aksi ini
Dari instagram Ferry Irwandi yang ikut berdemonstrasi menghimbau untuk "saling jaga sesama warga" Halte GBK yang terbakar dan fasilitas-fasilitas umum murni bukan tindakan demonstran yang murni menyampaikan aspirasi mereka
Mereka yang merusak bagian dari "oknum" yang bertujuan untuk mengecoh rakyat dan melabeli demonstran sebagai perusak fasiliats umum
Dari Instagram Malaka Project (komunitas revolusi) menghimbau untuk menahan demo karena banyak penyusup yang menjadi provokator ditengah aksi
Tentu kericuhan yang terjadi saat ini bukanlah perbuatan demonstran, melainkan mereka yang ingin memecah belah persatuan rakyat yang ingin menuntut keadilan pemerintah
Istilah-istilah yang keluar saat ini: ACAB: All Cops Are Bastards 1312: Urutan huruf abjad dari ACAB Tone deaf: pemerintah yang dianggap tuli dan enggan mendengarkan demonstran
Sabtu, 16 Agustus 2025
Menyerah-kan Semua
Menyerah dan menyerahkan ternyata punya kata yang mirip tapi berbeda jauh
Dua kata yang berlawanan
Kurasa semua kata memang berbeda makna sekalipun sama persis hurufnya
Tapi di waktu dan momen berbeda tentu berbeda pula artinya
Ternyata semua kita sadari saat menjalaninya
Menyerah identik dengan putus asa dan mengakhiri atas segala yang sudah diusahakan
Menyerahkan dekat dengan usaha yang terus tanpa berekspektasi tertentu dengan hasil
Mungkin putus asa umumnya dianggap hal yang negatif atau dirasa kalah dengan keadaan
Padahal mengakhiri atas segala yang diusahakan juga tidak melulu soal hal yang dianggap remeh karena tidak mengusahakan
Tapi ada pula yang mengakhiri segala nya karena sadar diri karena terlalu jauh
Karena terlalu lelah dan menyiksa diri sendiri
Menjadi jauh dengan diri sampai tak mengenal siapa dan apa yang sebenarnya diperjuangkan
Lalu mungkin saja prosesnya bisa dimulai dengan menyerahkan
Berhenti dan merasa cukup dengan segala hal yang cukup menguras energi sebanyak ini
Terkadang memang harus berhenti, ketika apa yang diusahakan membuat kita lelah dan menciderai diri sendiri
Mental dan hati yang sakit jadi dampaknya
Padahal mungkin kita terlalu sibuk dengan apa yang kita kejar yang tak tau arahnya kemana
Hari-hari hanya habis untuk mengeluh dan cemas akan segala hal yang belum terjadi
Mengutuk kehidupan yang padahal berjalan biasa saja, tapi seolah kita yang paling sakit dan menderita
Coba mulai untuk menyerahkan, berhenti sebentar dan escape
Melihat semua dari kejauhan
Apa yang sedang kita perjuangkan sekarang
Jika sudah, dan sadar akan apa yang telah dijalani selama ini
Mungkin menyerahkan semua hasilnya dengan tidak berekspektasi yang lebih
Mari merasa cukup dan lebih banyak bersyukur dari pada mengutuk kehidupan yang sebenarnya anugerah
Dua kata yang berlawanan
Kurasa semua kata memang berbeda makna sekalipun sama persis hurufnya
Tapi di waktu dan momen berbeda tentu berbeda pula artinya
Ternyata semua kita sadari saat menjalaninya
Menyerah identik dengan putus asa dan mengakhiri atas segala yang sudah diusahakan
Menyerahkan dekat dengan usaha yang terus tanpa berekspektasi tertentu dengan hasil
Mungkin putus asa umumnya dianggap hal yang negatif atau dirasa kalah dengan keadaan
Padahal mengakhiri atas segala yang diusahakan juga tidak melulu soal hal yang dianggap remeh karena tidak mengusahakan
Tapi ada pula yang mengakhiri segala nya karena sadar diri karena terlalu jauh
Karena terlalu lelah dan menyiksa diri sendiri
Menjadi jauh dengan diri sampai tak mengenal siapa dan apa yang sebenarnya diperjuangkan
Lalu mungkin saja prosesnya bisa dimulai dengan menyerahkan
Berhenti dan merasa cukup dengan segala hal yang cukup menguras energi sebanyak ini
Terkadang memang harus berhenti, ketika apa yang diusahakan membuat kita lelah dan menciderai diri sendiri
Mental dan hati yang sakit jadi dampaknya
Padahal mungkin kita terlalu sibuk dengan apa yang kita kejar yang tak tau arahnya kemana
Hari-hari hanya habis untuk mengeluh dan cemas akan segala hal yang belum terjadi
Mengutuk kehidupan yang padahal berjalan biasa saja, tapi seolah kita yang paling sakit dan menderita
Coba mulai untuk menyerahkan, berhenti sebentar dan escape
Melihat semua dari kejauhan
Apa yang sedang kita perjuangkan sekarang
Jika sudah, dan sadar akan apa yang telah dijalani selama ini
Mungkin menyerahkan semua hasilnya dengan tidak berekspektasi yang lebih
Mari merasa cukup dan lebih banyak bersyukur dari pada mengutuk kehidupan yang sebenarnya anugerah
Jumat, 11 Juli 2025
I Will Hold Your Hand
Thank you for this step
Thank you for being strong until this way
Thank you for your effort
Thank you for choosing not to give up
Thank you for being strong until this way
Thank you for your effort
Thank you for choosing not to give up
Langganan:
Postingan (Atom)