Tidur
Hal yang patut disyukuri di era yang serba memaksakan untuk berpikir berlebihan
Banyak dari mereka yang terbebani problematika dunia yang dilihatnya rumit
Diam semalaman, berpikir masa depan yang serba belum pasti
Disaat yang dijalani sedang tidak baik-baik saja
Lingkungan sekitarpun juga mendukung untuk tidak baik-baik saja
Malam-malam terlewati hanya dengan beban pikiran yang terombang-ambing
Padahal direncanakan juga belum, diusahakan juga belum tau, bagaimana meraba hasilnya?
Seandainya kesadaran lekat dengan diri
Bahwa semua yang terjadi juga berpegang pada diri
Mungkin jam tidur tidak seberantakan ini
Waktu terus berjalan bahkan semakin hari semakin cepat dari biasanya
Jika terlalu lama berpikir yang tidak menghasilkan sesuatu yang merubah dari biasanya
Maka untuk apa berpikir berlebihan
Boleh berpikir tapi bermuara kemanakah pikiran kita?
Jika hanya kecemasan yang dihasilkan, apakah itu bagian dari berpikir?
Segala sesuatu yang berlebihan hanya akan berujung pada ketidakpuasan
Berpikir secukupnya untuk merasa lebih cukup
Bersyukur atas nikmat juga merupakan bagian dari hasil proses berpikir
Muara perbedaan itulah yang akan menghasilkan seberapa kualitas pemikiran kita yang berlebihan itu
Sabtu, 08 Juli 2023
Minggu, 02 Juli 2023
Tepat
Pernah merasa kalau semua yang terjadi itu berat
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari suatu hal yang nantinya terjadi hal yang lebih dari sekedar berat
Pernah merasa kalau semua menjauh
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari orang-orang yang membawa ke muara sakit hati
Pernah merasa kalo dunia ini sepi
Padahal yang ada, Allah inginkan kamu mendengar suara hati yang sebenarnya ada
Tapi bukan berarti semua hal-hal yang membuat hati tidak nyaman itu perihal baiknya kamu lalu dihindarkan dari segala yang buruk
Tapi ada kala nya hal-hal yang membuat tidak nyaman hati adalah akumulasi dari perbuatan diri yang lengah dan lalai
Lupa diri bahwa yang terjadi adalah sebab dari sebuah akibat
Hukum dunia seperti itu
Sadar atau tanpa disadari terjadilah seperti itu
Lidah yang berucap sebegitu menyakitkan hati seseorang, kaki yang melangkah ke tempat yang tidak seharusnya dan jemari yang dengan mudahnya menyebarkan kabar yang tidak benar, mata yang tak terjaga, telinga yang peka pada kabar yang berisi fitnah keji semua hanya menunggu waktu cepat atau lambat untuk membalas apa yang diperbuat
Sebuah renungan jika tidak bisa menjaga maka diam, jika sudah terjadi hanya maaf yang tulus dan doa yang baik adalah usaha yang sewajarnya dilakukan
Transaksi antar manusia memang tidak semenguntungkan transaksi dengan Allah, tapi mencoba untuk memperbaiki dan mengikhlaskan adalah sebuah kunci dari sekedar untung atau kurang untung
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari suatu hal yang nantinya terjadi hal yang lebih dari sekedar berat
Pernah merasa kalau semua menjauh
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari orang-orang yang membawa ke muara sakit hati
Pernah merasa kalo dunia ini sepi
Padahal yang ada, Allah inginkan kamu mendengar suara hati yang sebenarnya ada
Tapi bukan berarti semua hal-hal yang membuat hati tidak nyaman itu perihal baiknya kamu lalu dihindarkan dari segala yang buruk
Tapi ada kala nya hal-hal yang membuat tidak nyaman hati adalah akumulasi dari perbuatan diri yang lengah dan lalai
Lupa diri bahwa yang terjadi adalah sebab dari sebuah akibat
Hukum dunia seperti itu
Sadar atau tanpa disadari terjadilah seperti itu
Lidah yang berucap sebegitu menyakitkan hati seseorang, kaki yang melangkah ke tempat yang tidak seharusnya dan jemari yang dengan mudahnya menyebarkan kabar yang tidak benar, mata yang tak terjaga, telinga yang peka pada kabar yang berisi fitnah keji semua hanya menunggu waktu cepat atau lambat untuk membalas apa yang diperbuat
Sebuah renungan jika tidak bisa menjaga maka diam, jika sudah terjadi hanya maaf yang tulus dan doa yang baik adalah usaha yang sewajarnya dilakukan
Transaksi antar manusia memang tidak semenguntungkan transaksi dengan Allah, tapi mencoba untuk memperbaiki dan mengikhlaskan adalah sebuah kunci dari sekedar untung atau kurang untung
Senin, 19 Juni 2023
Berpindah
Tidak ada perasaan yang sejati, yang ada hanya sepersekian waktu terus berubah
Lama atau sebentar pastilah berubah
Bahagia dan sedih juga tidak ada yang sejati
Bergantian itu sudah pasti
Maka saat di momennya nikmatilah seperti biasa
Senang seperti ini, dan sedih seperti itu
Semua akan berganti beriringan sesuai porsi yang kita inginkan, yang kita tanamkan, dan yang kita usahakan
Ingat, tidak ada yang abadi di dunia ini
Bahkan yang terhitung lama
Semua berjalan, berganti, berpisah, bertemu, beriringan, bersinggungan
Semua sudah diatur
Hanya menunggu waktu ketika nanti sudah abadi
Sekelebat sering terjadi
Menetap sementara pun juga
Lebih baik tidak meratapi
Lebih baik berpindah jika tak jua mendapatkan tujuan
Waktu berjalan begitu saja tanpa memperdulikanmu
Lantas kamu hanya berdiam diri meratapi hidup yang kadangkala terlihat begitu rumit? Rugi
Padahal hidup adalah seni yang kita jalani bukan dengan ilmu pasti
Berpindah adalah pilihan yang tepat untuk terus bermakna
Lama atau sebentar pastilah berubah
Bahagia dan sedih juga tidak ada yang sejati
Bergantian itu sudah pasti
Maka saat di momennya nikmatilah seperti biasa
Senang seperti ini, dan sedih seperti itu
Semua akan berganti beriringan sesuai porsi yang kita inginkan, yang kita tanamkan, dan yang kita usahakan
Ingat, tidak ada yang abadi di dunia ini
Bahkan yang terhitung lama
Semua berjalan, berganti, berpisah, bertemu, beriringan, bersinggungan
Semua sudah diatur
Hanya menunggu waktu ketika nanti sudah abadi
Sekelebat sering terjadi
Menetap sementara pun juga
Lebih baik tidak meratapi
Lebih baik berpindah jika tak jua mendapatkan tujuan
Waktu berjalan begitu saja tanpa memperdulikanmu
Lantas kamu hanya berdiam diri meratapi hidup yang kadangkala terlihat begitu rumit? Rugi
Padahal hidup adalah seni yang kita jalani bukan dengan ilmu pasti
Berpindah adalah pilihan yang tepat untuk terus bermakna
Minggu, 11 Juni 2023
Ahad Pagi: Fiqh Kurban
Ust. Bilal Fahrurazi
Keutamaan dari Berkurban
Menjelang lebaran haji atau hari raya kurban, mau share sedikit ilmu yang aku dapat dari pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Istiqomah.
Sesungguhnya amalan yang disukai pada hari raya idul adha adalah menumpahkan darah, menumpahkan darah disini berarti darah hewan kurban dengan cara disembelih. Tapi amalan ini adalah amalan sunnah artinya kita harus memenuhi kebutuhan yang wajib baru boleh berkurban, utamanya mereka yang memiliki kelonggaran harta. Jangan mengorbankan hal yang wajib untuk berkurban, seperti berkurban menggunakan uang kebutuhan pokok sehari-hari atau parahnya lagi sampai berkurban dengan hutang yang nantinya akan memberatkan.
Ibadah kurban termasuk ibadah ma'liyah (ibadah harta)
Hewan kurban tentunya dikurbankan dengan cara disembelih, tata cara penyembelihan:
1. Segala sesuatunya harus disertai dengan hal baik yaitu alat yang digunakan untuk menyembelih harus sesuai dengan syariat, pisau yang digunakan harus tajam hal ini adalah wajib
agar tidak menyakiti hewan kurban, selain itu dilarang menggunakan tulang dan kuku, karena hal ini makruh.
2. Selain alat, yang wajib diperhatikan adalah kerongkongan hewan kurban wajib putus, hal ini harus dipastikan 2 urat yang ada di kerongkongan terputus karena merupakan syarat wajib.
3. Jika hewan kurban sebelum disembelih anggota badannya terputus semisal ekor atau telinga, anggota badan yang putus tidak boleh dimakan karena hukumnya haram.
4. Hewan kurban harus benar-benar mati baru bisa dipatahkan kepalanya.
Sunah menyembelih hewan kurban:
1. Membaca basmallah
2. Hewan kurban dihadapkan ke kiblat, jadi penyembelih menghadap kiblat
3. Membaca doa "allahumma taqabbal (menyebutkan nama yang berkurban), baru menyembelih hewan kurbannya. Jangan menyembelih sambil berdoa, karena takutnya tidak fokus pada saat pelaksanaannya.
Waktu penyembelihan hewan kurban: setelah shalat idul adha adalah paling utama, tapi penyembelihan dapat dilaksanakan sampai 13 dzulhijah sebelum waktu maghrib.
Keutamaan yang menyembelih hewan kurban adalah yang berkurban, tetapi jika tidak mampu maka boleh diwakilkan dengan yang ahli.
Kriteria hewan kurban:
1. Binatang ternak: Sapi, kambing, kerbau, unta
2. Usia hewan kurban, jika kambing -> 2 tahun, unta-> 5 tahun
3. 1 Kambing untuk 1 orang, 1 sapi untuk 7 orang. Tetapi bisa untuk satu keluarga contoh: diatasnamakan kepala keluarga yaitu bapak, jadi satu keluarga tersebut hitungannya ikut berkurban dengan syarat nafkahnya masih ditanggung (satu tempat tinggal) maka disunahkan untuk tidak memotong kuku/rambut mulai tanggal 1-10 dzulhijah.
4. Hewan kurban tidak boleh cacat/sakit
Tata cara pembagian hewan kurban: Bisa menggunakan perbandingan 1:2:3-> 1 untuk yang berkurban, 2 untuk shodaqoh: 3 untuk hadiah (diberikan kepada penyembelih atau saudara), atau yang lebih afdhol adalah semua disedekahkan, dan bisa juga diserahkan pembagian sesuai dari panitia pelaksanaan kurban.
Perlu dicatat bahwa tidak boleh memberikan upah penyembelih dengan bagian badan dari hewan kurban, kalau diberikan tidak apa-apa, jadi upah tetaplah upah.
Hal lain yang biasanya dilakukan pada pelaksanaan kurban adalah menjual kulit hewan kurban itu diperbolehkan jika uangnya dipakai untuk pelaksanaan kepentingan kegiatan kurban seperti membeli peralatan seperti plastik, sabun, atau alat lain yang melancarkan kegiatan kurban. Tidak boleh untuk kepentingan pribadi.
Keutamaan dari Berkurban
Menjelang lebaran haji atau hari raya kurban, mau share sedikit ilmu yang aku dapat dari pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Istiqomah.
Sesungguhnya amalan yang disukai pada hari raya idul adha adalah menumpahkan darah, menumpahkan darah disini berarti darah hewan kurban dengan cara disembelih. Tapi amalan ini adalah amalan sunnah artinya kita harus memenuhi kebutuhan yang wajib baru boleh berkurban, utamanya mereka yang memiliki kelonggaran harta. Jangan mengorbankan hal yang wajib untuk berkurban, seperti berkurban menggunakan uang kebutuhan pokok sehari-hari atau parahnya lagi sampai berkurban dengan hutang yang nantinya akan memberatkan.
Ibadah kurban termasuk ibadah ma'liyah (ibadah harta)
Hewan kurban tentunya dikurbankan dengan cara disembelih, tata cara penyembelihan:
1. Segala sesuatunya harus disertai dengan hal baik yaitu alat yang digunakan untuk menyembelih harus sesuai dengan syariat, pisau yang digunakan harus tajam hal ini adalah wajib
agar tidak menyakiti hewan kurban, selain itu dilarang menggunakan tulang dan kuku, karena hal ini makruh.
2. Selain alat, yang wajib diperhatikan adalah kerongkongan hewan kurban wajib putus, hal ini harus dipastikan 2 urat yang ada di kerongkongan terputus karena merupakan syarat wajib.
3. Jika hewan kurban sebelum disembelih anggota badannya terputus semisal ekor atau telinga, anggota badan yang putus tidak boleh dimakan karena hukumnya haram.
4. Hewan kurban harus benar-benar mati baru bisa dipatahkan kepalanya.
Sunah menyembelih hewan kurban:
1. Membaca basmallah
2. Hewan kurban dihadapkan ke kiblat, jadi penyembelih menghadap kiblat
3. Membaca doa "allahumma taqabbal (menyebutkan nama yang berkurban), baru menyembelih hewan kurbannya. Jangan menyembelih sambil berdoa, karena takutnya tidak fokus pada saat pelaksanaannya.
Waktu penyembelihan hewan kurban: setelah shalat idul adha adalah paling utama, tapi penyembelihan dapat dilaksanakan sampai 13 dzulhijah sebelum waktu maghrib.
Keutamaan yang menyembelih hewan kurban adalah yang berkurban, tetapi jika tidak mampu maka boleh diwakilkan dengan yang ahli.
Kriteria hewan kurban:
1. Binatang ternak: Sapi, kambing, kerbau, unta
2. Usia hewan kurban, jika kambing -> 2 tahun, unta-> 5 tahun
3. 1 Kambing untuk 1 orang, 1 sapi untuk 7 orang. Tetapi bisa untuk satu keluarga contoh: diatasnamakan kepala keluarga yaitu bapak, jadi satu keluarga tersebut hitungannya ikut berkurban dengan syarat nafkahnya masih ditanggung (satu tempat tinggal) maka disunahkan untuk tidak memotong kuku/rambut mulai tanggal 1-10 dzulhijah.
4. Hewan kurban tidak boleh cacat/sakit
Tata cara pembagian hewan kurban: Bisa menggunakan perbandingan 1:2:3-> 1 untuk yang berkurban, 2 untuk shodaqoh: 3 untuk hadiah (diberikan kepada penyembelih atau saudara), atau yang lebih afdhol adalah semua disedekahkan, dan bisa juga diserahkan pembagian sesuai dari panitia pelaksanaan kurban.
Perlu dicatat bahwa tidak boleh memberikan upah penyembelih dengan bagian badan dari hewan kurban, kalau diberikan tidak apa-apa, jadi upah tetaplah upah.
Hal lain yang biasanya dilakukan pada pelaksanaan kurban adalah menjual kulit hewan kurban itu diperbolehkan jika uangnya dipakai untuk pelaksanaan kepentingan kegiatan kurban seperti membeli peralatan seperti plastik, sabun, atau alat lain yang melancarkan kegiatan kurban. Tidak boleh untuk kepentingan pribadi.
Jumat, 26 Mei 2023
Dalam Bingkai
Bahkan untuk membayangkan saja enggan
Tapi kali ini sudah di depan mata
Menjalaninya pun enggan, tapi itu semua hanya jangkauan kita sebagai manusia
JangkauanNya lebih luas
Tak ada batasan untuk mengetahui
Terlampau dari itu semua kita hanya perlu menjalani semua yang ada
Segala yang ada memang sepatutnya untuk disyukuri
Segala yang terjadi telah mampu mengubah segala sisi
Siapa sangka ada di titik ini
Tapi jika kita mau melihat dan merenung atas berbagai hal
Maka ini bukan tiba-tiba
Segala yang terjadi atas dasar akumulasi
Bersyukur atas segala yang terjadi
Mari memulai dengan segala sesuatu dengan syukur tanpa henti
Tapi kali ini sudah di depan mata
Menjalaninya pun enggan, tapi itu semua hanya jangkauan kita sebagai manusia
JangkauanNya lebih luas
Tak ada batasan untuk mengetahui
Terlampau dari itu semua kita hanya perlu menjalani semua yang ada
Segala yang ada memang sepatutnya untuk disyukuri
Segala yang terjadi telah mampu mengubah segala sisi
Siapa sangka ada di titik ini
Tapi jika kita mau melihat dan merenung atas berbagai hal
Maka ini bukan tiba-tiba
Segala yang terjadi atas dasar akumulasi
Bersyukur atas segala yang terjadi
Mari memulai dengan segala sesuatu dengan syukur tanpa henti
Minggu, 14 Mei 2023
Ahad Pagi: Bahaya Foya-Foya
Masjid Istiqomah, Ahad 20230514
Muqadimmah
Sejatinya makanan yang ada di ruh kita adalah al qur’an dan sunnah Rasulullah.
Dikisahkan Ibnu Abihatin: menuntut ilmu dengan berjalanan kaki dari Roi-Iran ke Mesir dengan jarak tempuh kira-kira 2185 km setara jarak Surabaya ke Brunai Darussalam, selama menuntut ilmu beliau tidak pernah makan makanan yang enak, karena sibuknya belajar, suatu waktu Ketika di pasar beliau membeli ikan dan ikan tersebut setelah sampai di tempat tinggal dibiarkannya sampai tiga hari atau lebih sampai ikannya membusuk karena ia sibuk belajar. Apabila kita mengorbankan sesuatu yang diniatkan untuk Allah, maka pastilah Allah mengganti yang kita korbankan tersebut dengan sesuatu yang lebih baik.
Isi
Di era modern seperti ini, tentu kita tidak lepas dari social media. Social media dengan perkembangannya kini banyak diisi dengan flexing (menampakkan diri dengan kekayaan).
Sedangkan menurut kitab Mukasyafatul Qulub: berfoya-foya adalah sifat tersendiri, maksudnya tidak ada hubungannya dengan kaya atau miskin. Biasanya kita berpikiran kalua yang berfoya-foya itu hanya orang kaya, tetapi pada kenyataannya ada orang miskin yang hatinya takabur demi tuntutan zaman, dan ada orang kaya yang qonaah.
Sejalan dengan hal itu dikisahkan Abdurahman Bin Auf, beliau adalah orang kaya yang terkenal dengan sedekahnya yang berlimpah. Ia pernah menyumbangkan 500 unta dan 500 kuda untuk berperang.
Foya-foya adalah sifat yang tergolong dipunyai oleh orang kafir yang dzalim dan munafik. Sifat dzalim dan munafik dalam foya-foya adalah mengikuti trend yang cenderung memberatkan diri sendiri karena memaksakan dengan keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengikuti trend tersebut. Orang yang seperti ini hatinya akan sempit (hidupnya dipenuhi keluh kesah) penyebabnya adalah sering meninggalkan sholat dan hanya menuruti syahwat.
Orang yang berfoya-foya tentu saja memiliki sifat munafik, karena tidak mengakui atau menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah tidak sesuai dengan kebutuhan:
Mereka yang gemar minum khamr, sering meninggalkan sholat, berjudi, tidur di waktu sholat subuh, ashar dan isya, dan laki-laki yang banyak meninggalkan sholat jumat.
Sifat foya-foya tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti QS. Al Isra’ 16 “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
Sejatinya makanan yang ada di ruh kita adalah al qur’an dan sunnah Rasulullah.
Dikisahkan Ibnu Abihatin: menuntut ilmu dengan berjalanan kaki dari Roi-Iran ke Mesir dengan jarak tempuh kira-kira 2185 km setara jarak Surabaya ke Brunai Darussalam, selama menuntut ilmu beliau tidak pernah makan makanan yang enak, karena sibuknya belajar, suatu waktu Ketika di pasar beliau membeli ikan dan ikan tersebut setelah sampai di tempat tinggal dibiarkannya sampai tiga hari atau lebih sampai ikannya membusuk karena ia sibuk belajar. Apabila kita mengorbankan sesuatu yang diniatkan untuk Allah, maka pastilah Allah mengganti yang kita korbankan tersebut dengan sesuatu yang lebih baik.
Isi
Di era modern seperti ini, tentu kita tidak lepas dari social media. Social media dengan perkembangannya kini banyak diisi dengan flexing (menampakkan diri dengan kekayaan).
Sedangkan menurut kitab Mukasyafatul Qulub: berfoya-foya adalah sifat tersendiri, maksudnya tidak ada hubungannya dengan kaya atau miskin. Biasanya kita berpikiran kalua yang berfoya-foya itu hanya orang kaya, tetapi pada kenyataannya ada orang miskin yang hatinya takabur demi tuntutan zaman, dan ada orang kaya yang qonaah.
Sejalan dengan hal itu dikisahkan Abdurahman Bin Auf, beliau adalah orang kaya yang terkenal dengan sedekahnya yang berlimpah. Ia pernah menyumbangkan 500 unta dan 500 kuda untuk berperang.
Foya-foya adalah sifat yang tergolong dipunyai oleh orang kafir yang dzalim dan munafik. Sifat dzalim dan munafik dalam foya-foya adalah mengikuti trend yang cenderung memberatkan diri sendiri karena memaksakan dengan keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengikuti trend tersebut. Orang yang seperti ini hatinya akan sempit (hidupnya dipenuhi keluh kesah) penyebabnya adalah sering meninggalkan sholat dan hanya menuruti syahwat.
Orang yang berfoya-foya tentu saja memiliki sifat munafik, karena tidak mengakui atau menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah tidak sesuai dengan kebutuhan:
Mereka yang gemar minum khamr, sering meninggalkan sholat, berjudi, tidur di waktu sholat subuh, ashar dan isya, dan laki-laki yang banyak meninggalkan sholat jumat.
Sifat foya-foya tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti QS. Al Isra’ 16 “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
Rabu, 03 Mei 2023
April too sweet
April selalu meninggalkan jejak yang membekas
Banyak hal yang tak terduga silih berganti
Semua dirasa menyejukkan
Kini memang ikhlas adalah kata yang terbaik
Ikhlas menerima takdir
Ikhlas untuk menjalani yang telah dianugerahi
Mengurangi keluh kesah
Bersyukur sebanyak mungkin
Meaningfull
Tak dirasa bisa sampai titik ini
Perlunya mengusahakan hal-hal yang patut diwujudkan
Perjuangan baru dimulai
Saatnya memulai untuk langkah demi langkah
Masalah datang, hadapi
Ujian datang, hadapi
Tamparan nyata, harus disadari
Karena begitulah hidup
Kita hanya perlu menjalani tujuan yang ada
Terimakasih kenangan indahnya dan pelajaran yang begitu berarti
Rasa sedih, kecewa, bahagia, ramai, bersama, sendiri, terangkum menjadi syukur.
Banyak hal yang tak terduga silih berganti
Semua dirasa menyejukkan
Kini memang ikhlas adalah kata yang terbaik
Ikhlas menerima takdir
Ikhlas untuk menjalani yang telah dianugerahi
Mengurangi keluh kesah
Bersyukur sebanyak mungkin
Meaningfull
Tak dirasa bisa sampai titik ini
Perlunya mengusahakan hal-hal yang patut diwujudkan
Perjuangan baru dimulai
Saatnya memulai untuk langkah demi langkah
Masalah datang, hadapi
Ujian datang, hadapi
Tamparan nyata, harus disadari
Karena begitulah hidup
Kita hanya perlu menjalani tujuan yang ada
Terimakasih kenangan indahnya dan pelajaran yang begitu berarti
Rasa sedih, kecewa, bahagia, ramai, bersama, sendiri, terangkum menjadi syukur.
Langganan:
Postingan (Atom)