Selasa, 03 Mei 2022

Perlu Diingat

Terkadang kita lupa dalam urusan mengikhlaskan seseorang

Ternyata bukan sekedar sosok nya saja yang perlu diikhlaskan

Kenangan dan segala hal yang berkaitan dengan sosoknya juga harus diikhlaskan

Sesekali mengharapkan untuk bisa mengulang hal yang sama

Tetapi.. tetap saja berbeda jika tidak bersamanya

Rasanya tak bisa tergantikan

Rasa-rasa itu yang justru sulit untuk berdamai dengan kata ikhlas

Baiknya, upayakan juga untuk mengikhlaskan segala hal

Bukan sekedar sosoknya, tetapi semua hal yang berkaitan dengan sosoknya

Sekali lagi dunia ini bukan seputar apa yang kita inginkan

Dunia ini hanya cukup dengan apa yang kita butuhkan

Keinginan memang tidak terbatas, yang terbatas adalah kenyataan

Kamis, 14 April 2022

Ramadhan: 2022

Yang dirindukan satu bulan dalam satu tahun

Lantunan ayat suci yang lebih kerap didengar

Rombongan ke masjid yang mulai kembali seperti biasanya

Dua tahun lau yang mencekam, mengingatkan..

Betapa berharganya kesempatan dan momen

Anak-anak yang berkumpul main petasan

Tadarus yang terdengar bersahutan seusai tarawih

Masker yang mulai ditinggalkan

Diikuti shaf sholat yang kembai rapat

Buber yang kembali hangat menjadi topik perbincangan untuk alasan bertemu

Syukur tiada henti selayaknya diucapkan dan diwujudkan

Mengajarkan bahwa berduka, sedih, kehilangan, keterbatasan itu tidak selamanya

Harapan bukan sekedar bayangan dia akan menjadi nyata disaat dipercaya

Rabu, 23 Maret 2022

Akumulasi

Akan ada banyak hal yang memang selalu terkenang

Yang jika terbesit, mampu meneteskan air mata

Rindu karena ingin mengulang

Tetapi, dunia ini tidak seputar keinginanku

Dunia ini terkadang bertentangan

Bahkan sangat bertentangan karena seringkali membantah inginku

Tak apa, karena semesta menginginkan yang terbaik

Tak hanya untukku, tapi untuk dia juga

Ya, hidup ini tidak boleh egois

Jangan segan untuk mengakui

Jujur kita masih egois, tapi tak mungkin juga dipertahankan

Sampai kapanpun kita ada hanya untuk mengalah

Mengalah untuk hal-hal yang tidak mungkin kita bantah

Karena kenyataan memang akumulasi dari kita sendiri

Rabu, 16 Februari 2022

Terimakasih ya

Terimakasih atas segala waktu

Terimakasih atas segala usaha

Terimakasih atas segala doa

Terimakasih atas segala cerita

Terimakasih atas segala kebahagiaan

Terimakasih atas segala pengorbanan

Terimakasih atas segala penantian

Terimakasih atas segala sabar

Terimakasih atas segala perasaan

Terimakasih atas segala kenangan indah yang sulit dilupakan

Terimakasih atas segala cerita lucu yang sering membuatku tertawa dikala tangis yang sesak didada

Terimakasih atas segala kepercayaan yang begitu dalam

Terimakasih atas 9 November dibeberapa tahun

Terimakasih atas segala hadiah meskipun bukan aku juaranya

Maaf untuk segala salah yang teramat banyak

Dariku, yang dulu hanya terucap didalam hati

Minggu, 06 Februari 2022

Dia

Sebuah kejadian yang pernah dirasa

Tapi saat itu terlihat tidak nyata

Rasanya hambar, padahal dia begitu manis

Rasanya semu, padaha dia selalu ada didekat

Menyapa, menghampiri, memperhatikan

Seolah dia bercerita apapun dan kutatap dengan diam

Masih merenung apakah ini nyata atau tidak

Apakah benar dia begitu mempercayaiku?

Apakah benar dia hadir hanya untukku?

Apakah iya waktunya begitu luang sampai mengorbankan banyak waktunya untukku?

Apakah dia akan selamanya tinggal dan tidak akan pergi lagi?

Dan dia masih disitu dengan segala keyakinan

Tetapi aku, hanya terdiam dan masih termenung

Masih sulit mempercayai

Semua tindakannya begitu nyata

Berkata manispun sulit mengingatnya

Dia yang suka tiba-tiba, hadirnya terasa menyihir

Karena begitu menyejukkan, hingga diri yang begitu dingin sedikit ikut merasakannya

Sampai akhirnya dia menyadari

Kalau hadirnya tak bernilai

Menyadari bahwa tulusnya nyata

Tetapi terlanjur tabu akan semua hal yang terjadi

Mengacuhkannya hingga dia pergi

Begitulah, berakhir dengan makna hikmah yaitu “pentingnya menghargai”

Sabtu, 29 Januari 2022

Hadir

/>
Karena yang begitu tulus tak meminta untuk lebih

Sekadar kata cukup untuk memenuhi ekspektasi

Terlebih hadirnya sudah dirasakan syukur

Kenapa Tuhan menciptakan sesosok yang terlihat dingin tapi nyatanya hangat

Tak seperti yang lain terlihat hangat tapi..entahlah

Memang waktu terasa berjalan begitu lambat

Sampai akhirnya tersadar

Bahwa hatinya tulus, perkataannya saja yang terkadang acuh

Tapi entah sebuah rasa yang nyata itu menyapa hingga sampai ke relung hati

Ibarat sebuah benteng yang kokoh dan tinggi

Nyatanya bisa saja terbuka dengan sendirinya tanpa dihancurkan

Entah strategi apa yang digunakan masih menjadi misteri

Tapi yang terpenting adalah keyakinan yang kini semakin tumbuh

Selasa, 11 Januari 2022

I

Jauh merasa aman

Karena bersatu hanya ada satu jalan

Karena bersama tidak abadi

Tapi, jalan itulah yang membuat abadi

Berlandas jalan itulah kita nanti akan meniti

Di ujung sana pasti banyak rintangan

Tapi itu tak berarti jika kita mengerti

Mengerti apa yang menjadi tempat berlabuh

Dermaga yang terlihat jauh

Akan sampai jika waktunya tiba

Jadi, maukah untuk berlabuh bersama untuk sementara?