Minggu, 30 Juli 2023

Ahad Pagi: Refleksi Bulan Muharram

Ust. Fatih dari UMM

Bulan ini adalah bulan awal tahun baru islam yaitu 1445 hijriah. Lantas apasih makna dari tahun baru hijriah? apakah rumor di masyarakat memang benar kalau bulan hijriah atau dikenal dengan bulan suro adalah bulan yang menyeramkan dan banyak hal-hal yang tidak baik (sial)?
Sejatinya manusia diberi akal pikiran melainkan untuk berpikir, tidak serta merta melewati waktu demi waktu tanpa makna dan menerima informasi mentah-mentah begitu saja. Tanda keimanan seseorang adalah senantiasa merefleksikan setiap hidupnya, mengevaluasi apa yang terjadi di hidupnya. Demikian pula pentingnya refleksi bulan muharram bagi umat muslim.
Kata hijriah berasal dari kata hijrah, kenapa kata hijrah yang dipakai? karena berpedoman pada peristiwa Rasul hijrah dari mekkah ke madinah, yang merupakan cikal bakal peristiwa penting bagi islam.
Kata hijrah secara bahasa berasal dari kata hajara (هَجَرَ) yang berarti berpindah. Secara makna di masa nabi berhijrah berpindah tempat dari tempat yang penuh dengan syirik ke tempat yang mendukung untuk memelihara keimanan atau bisa disebut dengan berpindah ke tempat lain yang memudahkan kita dalam beribadah dan berdakwah. Hijrah itu pahalanya besar, karena kita bisa saja meninggalkan keluarga, harta ataupun benda yang kita miliki dari sebelumnya, tapi yakinlah Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.
Di jaman Rasul saat hijrah dari mekkah ke madinah itu juga perjuangan yang luar biasa, yang merupakan titik awal perjuangan islam. Hijrah memang menjadi kebiasaan atau budaya pada jaman nabi. Keutamaan tujuan hijrah adalah mencari tempat yang memudahkan kita dalam beribadah untuk meningkatkan ketaqwaan, selain itu juga memperluas dakwah, mencari rizki yang lebih baik dan memperluas jaringan sosial. Dalam hijrahnya Rasul memilih dari mekkah ke madinah karena memiliki peluang-peluang yang memudahkan beliau dalam berdakwah, masyarakat madinah juga lebih plural (datang dari berbagai daerah) dengan begitu pemikiran mereka lebih terbuka, banyak imigran dari palestina dan syam, aman dari sisi pemerintahan, kerabat rasul banyak yang tinggal di madinah, dan masyarakat madinah menunggu kedatangan rasul dengan penuh kegembiraan.
Makna yang dapat diambil dari Rasul ketika memilih kota madinah untuk berhijrah adalah carilah tempat yang memudahkan kita dalam melakukan hijrah, agar lebih fokus dan terhindar dari hal-hal yang dapat membuat kita lupa akan tujuan kita sebenarnya untuk berhijrah.
Selain itu hijrah merupakan sunnatullah atau anjuran ketika kita mengharapkan kondisi hidup kita berubah maka kita juga harus berpindah tempat, tempat disini bukan hanya suatu hal yang berhubungan dengan ruang saja tapi lebih dari itu, seperti sifat, keadaaan, sifat, kebiasaan dan hal lainnya yang dapat menunjang agar kehidupan kita semakin ke arah yang baik, contohnya berbisnis dan menuntut ilmu. Jika kita berjualan di suatu tempat lalu masih sepi maka kita usaha untuk cari lokasi jualan yang lebih strategis, ketika kita berbisnis dan tidak laku maka kita perlu melakukan inovasi, begitu juga dengan menuntut ilmu jika kita sudah selesei mempelajari suatu hal maka untuk menambah pengetahuan kita dapat belajar hal-hal yang belum pernah kita pelajari, ketika kita bekerja di suatu tempat tetapi di tempat tersebut kita tidak dihargai padahal sudah berusaha semaksimal mungkin maka hendaklah mencari pandangan tempat kerja yang lebih layak untuk usahamu.
Seperti hadist yang menyebutkan "Seseorang akan bersinar di tempat yang tepat" :)
Percaya bahwa yang terlewati adalah bagian proses untuk mengasah kita menjadi batu berlian yang begitu berharga. Ketika melakukan hijrah maka yakinlah bahwa rencana Allah atas usahamu kini adalah skenario terbaik melampaui anganmu.
Rasulullah hijrah tidak hanya untuk ibadah dan dakwah tetapi untuk pembangunan, percepatan ekonomi dan membangun kekuatan militer.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa hijrah itu banyak membawa kebaikan jika kita berniat untuk memperbaiki diri dan ingin hidup lebih dekat dengan Allah. Seperti hal nya kaum Muhajirin yang bertemu dengan kaum Anshar, mereka bertemu atas dasar tujuan yang sama yaitu mengharap Ridha Allah dengan menyelamatkan iman dan menerima hijrah para nabi dan pengikutnya, seperti halnya Islam yang sesungguhnya dibangun atas dasar persaudaraan, tidak boleh menyakiti satu sama lain, dan menyakiti sesama muslim yang haram hukumnya.
Tanda kesempurnaan iman kita adalah mencintai sesama muslim, tidak boleh menyakiti hati apalagi mengumbar aib sesama saudara, justru kewajiban kita adalah menutupi aib saudara kita, mengevaluasi diri dengan optimisme, saling membantu jika kesulitan dan saling menasihati dalam kebaikan. Berkaitan dengan nasihat kebaikan, dalam islam ini sangatlah fundamental karena jika di suatu tempat masih ada nasihat kebaikan, maka tempat tersebut masih aman dari azab.
Tugas kita sebagai muslim adalah menasehati dalam kabaikan, mengingatkan dalam kebaikan, dan menegur jika sesama muslim perihal syariat. Hidayah adalah milik Allah, maka kita tidak punya kuasa untuk itu. Jika sudah menasehati kita artinya sudah melakukan tugas kita sebagai muslim.
Kemanusiaan dan kepedulian dalam islam itu sangatlah tinggi, dibuktikan oleh kaum Anshar yang mau berbagi dengan kaum Muhajirin, mereka membantu dengan totalitas baik secara materi dan non materi. Perisitiwa hijrah Rasulullah adalah peristiwa yang luar biasa, karena itu kita sebagai umat muslim sebagai bentuk cinta kita pada Rasul dan para sahabatnya yaitu dengan bershalawat agar Rasul mendapat tempat tertinggi di sisi Allah, karena berkat perjuangan beliau, kita dapat merasakan nikmat islam dan iman seperti saat ini. Dan bulan Muharram ini adalah bulan yang banyak berkah oleh karena itu disarankan untuk banyak melakukan ibadah karena potensi diterima suatu amalan itu tinggi dan tentunya menghindari maksiat. Semoga kita sebagai umat muslim dapat menjalankan ibadah dengan maksimal di bulan yang penuh berkah ini.

Minggu, 16 Juli 2023

Mari Menutup Kisah

Luka di masa lalu adalah kebenaran yang harus kita terima
Kita sadari bahwa sakit itu terasa pedih
Rasa yang bahkan bisa menimbulkan trauma batin
Jika kita tidak bersedia untuk berdamai bisa saja luka itu yang kembali menghancurkan diri sendiri
Bisa begitu? Bisa
Disadari atau tanpa disadari luka yang terus kita elak akan tumbuh menjadi liar
Liar untuk menghancurkan diri sendiri tumbuh begitu angkuh
Merusak jiwa, membatasi diri untuk berkembang, menutup diri hal-hal yang berhubungan dengan trauma
Padahal kita hanya perlu menghadapinya
Sesakit apapun, menikmati pedih lebih nikmat dari pada menahan beban untuk melakukan hal-hal yang bisa kita lakukan tetapi enggan merasakan sensasi masa di mana kita terluka
Sulit? Sangat sulit
Tapi bukankah mencoba menerima dan mengikhlaskan kepedihan jauh lebih baik meskipun rasanya berat?
Bukankah lebih baik kita hidup tanpa bayang-bayang luka yang pedih?
Memutus tali trauma bukanlah hal yang mudah, tapi sampai kapan tali itu terus mengikat diri?
Kini saatnya menutup kisah luka, menghadapinya dengan perjuangan, menjalin tali keikhlasan dan menerima hal-hal yang baik tanpa mengelakan luka
Perlahan saja, agar luka terbiasa dengan datangnya obat yang akan menyembuhkan
Membuka diri untuk tetap utuh meskipun terluka
Tak ada yang salah selama kita mau mengusahakan
Jika gagal itu bukan salah, itu proses bagian dari penyembuhan luka atas penerimaan
Jika sudah melakukannya, apresiasi diri itu penting untuk menyadari kamu sudah melangkah sebaik dan sejauh ini :)

Sabtu, 08 Juli 2023

Manusia Ovt

Tidur
Hal yang patut disyukuri di era yang serba memaksakan untuk berpikir berlebihan
Banyak dari mereka yang terbebani problematika dunia yang dilihatnya rumit
Diam semalaman, berpikir masa depan yang serba belum pasti
Disaat yang dijalani sedang tidak baik-baik saja
Lingkungan sekitarpun juga mendukung untuk tidak baik-baik saja
Malam-malam terlewati hanya dengan beban pikiran yang terombang-ambing
Padahal direncanakan juga belum, diusahakan juga belum tau, bagaimana meraba hasilnya?

Seandainya kesadaran lekat dengan diri
Bahwa semua yang terjadi juga berpegang pada diri
Mungkin jam tidur tidak seberantakan ini
Waktu terus berjalan bahkan semakin hari semakin cepat dari biasanya
Jika terlalu lama berpikir yang tidak menghasilkan sesuatu yang merubah dari biasanya
Maka untuk apa berpikir berlebihan
Boleh berpikir tapi bermuara kemanakah pikiran kita?
Jika hanya kecemasan yang dihasilkan, apakah itu bagian dari berpikir? Segala sesuatu yang berlebihan hanya akan berujung pada ketidakpuasan
Berpikir secukupnya untuk merasa lebih cukup
Bersyukur atas nikmat juga merupakan bagian dari hasil proses berpikir
Muara perbedaan itulah yang akan menghasilkan seberapa kualitas pemikiran kita yang berlebihan itu

Minggu, 02 Juli 2023

Tepat

Pernah merasa kalau semua yang terjadi itu berat
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari suatu hal yang nantinya terjadi hal yang lebih dari sekedar berat
Pernah merasa kalau semua menjauh
Padahal yang ada, Allah hindarkan dirimu dari orang-orang yang membawa ke muara sakit hati
Pernah merasa kalo dunia ini sepi
Padahal yang ada, Allah inginkan kamu mendengar suara hati yang sebenarnya ada

Tapi bukan berarti semua hal-hal yang membuat hati tidak nyaman itu perihal baiknya kamu lalu dihindarkan dari segala yang buruk
Tapi ada kala nya hal-hal yang membuat tidak nyaman hati adalah akumulasi dari perbuatan diri yang lengah dan lalai
Lupa diri bahwa yang terjadi adalah sebab dari sebuah akibat
Hukum dunia seperti itu
Sadar atau tanpa disadari terjadilah seperti itu
Lidah yang berucap sebegitu menyakitkan hati seseorang, kaki yang melangkah ke tempat yang tidak seharusnya dan jemari yang dengan mudahnya menyebarkan kabar yang tidak benar, mata yang tak terjaga, telinga yang peka pada kabar yang berisi fitnah keji semua hanya menunggu waktu cepat atau lambat untuk membalas apa yang diperbuat
Sebuah renungan jika tidak bisa menjaga maka diam, jika sudah terjadi hanya maaf yang tulus dan doa yang baik adalah usaha yang sewajarnya dilakukan
Transaksi antar manusia memang tidak semenguntungkan transaksi dengan Allah, tapi mencoba untuk memperbaiki dan mengikhlaskan adalah sebuah kunci dari sekedar untung atau kurang untung

Senin, 19 Juni 2023

Berpindah

Tidak ada perasaan yang sejati, yang ada hanya sepersekian waktu terus berubah
Lama atau sebentar pastilah berubah
Bahagia dan sedih juga tidak ada yang sejati
Bergantian itu sudah pasti
Maka saat di momennya nikmatilah seperti biasa
Senang seperti ini, dan sedih seperti itu
Semua akan berganti beriringan sesuai porsi yang kita inginkan, yang kita tanamkan, dan yang kita usahakan
Ingat, tidak ada yang abadi di dunia ini
Bahkan yang terhitung lama
Semua berjalan, berganti, berpisah, bertemu, beriringan, bersinggungan
Semua sudah diatur
Hanya menunggu waktu ketika nanti sudah abadi

Sekelebat sering terjadi
Menetap sementara pun juga
Lebih baik tidak meratapi
Lebih baik berpindah jika tak jua mendapatkan tujuan
Waktu berjalan begitu saja tanpa memperdulikanmu
Lantas kamu hanya berdiam diri meratapi hidup yang kadangkala terlihat begitu rumit? Rugi
Padahal hidup adalah seni yang kita jalani bukan dengan ilmu pasti
Berpindah adalah pilihan yang tepat untuk terus bermakna

Minggu, 11 Juni 2023

Ahad Pagi: Fiqh Kurban

Ust. Bilal Fahrurazi
Keutamaan dari Berkurban
Menjelang lebaran haji atau hari raya kurban, mau share sedikit ilmu yang aku dapat dari pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Istiqomah.
Sesungguhnya amalan yang disukai pada hari raya idul adha adalah menumpahkan darah, menumpahkan darah disini berarti darah hewan kurban dengan cara disembelih. Tapi amalan ini adalah amalan sunnah artinya kita harus memenuhi kebutuhan yang wajib baru boleh berkurban, utamanya mereka yang memiliki kelonggaran harta. Jangan mengorbankan hal yang wajib untuk berkurban, seperti berkurban menggunakan uang kebutuhan pokok sehari-hari atau parahnya lagi sampai berkurban dengan hutang yang nantinya akan memberatkan.
Ibadah kurban termasuk ibadah ma'liyah (ibadah harta)

Hewan kurban tentunya dikurbankan dengan cara disembelih, tata cara penyembelihan:
1. Segala sesuatunya harus disertai dengan hal baik yaitu alat yang digunakan untuk menyembelih harus sesuai dengan syariat, pisau yang digunakan harus tajam hal ini adalah wajib
agar tidak menyakiti hewan kurban, selain itu dilarang menggunakan tulang dan kuku, karena hal ini makruh.
2. Selain alat, yang wajib diperhatikan adalah kerongkongan hewan kurban wajib putus, hal ini harus dipastikan 2 urat yang ada di kerongkongan terputus karena merupakan syarat wajib.
3. Jika hewan kurban sebelum disembelih anggota badannya terputus semisal ekor atau telinga, anggota badan yang putus tidak boleh dimakan karena hukumnya haram.
4. Hewan kurban harus benar-benar mati baru bisa dipatahkan kepalanya.

Sunah menyembelih hewan kurban:
1. Membaca basmallah
2. Hewan kurban dihadapkan ke kiblat, jadi penyembelih menghadap kiblat
3. Membaca doa "allahumma taqabbal (menyebutkan nama yang berkurban), baru menyembelih hewan kurbannya. Jangan menyembelih sambil berdoa, karena takutnya tidak fokus pada saat pelaksanaannya.

Waktu penyembelihan hewan kurban: setelah shalat idul adha adalah paling utama, tapi penyembelihan dapat dilaksanakan sampai 13 dzulhijah sebelum waktu maghrib.
Keutamaan yang menyembelih hewan kurban adalah yang berkurban, tetapi jika tidak mampu maka boleh diwakilkan dengan yang ahli.

Kriteria hewan kurban:
1. Binatang ternak: Sapi, kambing, kerbau, unta
2. Usia hewan kurban, jika kambing -> 2 tahun, unta-> 5 tahun
3. 1 Kambing untuk 1 orang, 1 sapi untuk 7 orang. Tetapi bisa untuk satu keluarga contoh: diatasnamakan kepala keluarga yaitu bapak, jadi satu keluarga tersebut hitungannya ikut berkurban dengan syarat nafkahnya masih ditanggung (satu tempat tinggal) maka disunahkan untuk tidak memotong kuku/rambut mulai tanggal 1-10 dzulhijah.
4. Hewan kurban tidak boleh cacat/sakit

Tata cara pembagian hewan kurban: Bisa menggunakan perbandingan 1:2:3-> 1 untuk yang berkurban, 2 untuk shodaqoh: 3 untuk hadiah (diberikan kepada penyembelih atau saudara), atau yang lebih afdhol adalah semua disedekahkan, dan bisa juga diserahkan pembagian sesuai dari panitia pelaksanaan kurban.

Perlu dicatat bahwa tidak boleh memberikan upah penyembelih dengan bagian badan dari hewan kurban, kalau diberikan tidak apa-apa, jadi upah tetaplah upah.
Hal lain yang biasanya dilakukan pada pelaksanaan kurban adalah menjual kulit hewan kurban itu diperbolehkan jika uangnya dipakai untuk pelaksanaan kepentingan kegiatan kurban seperti membeli peralatan seperti plastik, sabun, atau alat lain yang melancarkan kegiatan kurban. Tidak boleh untuk kepentingan pribadi.

Jumat, 26 Mei 2023

Dalam Bingkai

Bahkan untuk membayangkan saja enggan
Tapi kali ini sudah di depan mata
Menjalaninya pun enggan, tapi itu semua hanya jangkauan kita sebagai manusia
JangkauanNya lebih luas
Tak ada batasan untuk mengetahui
Terlampau dari itu semua kita hanya perlu menjalani semua yang ada
Segala yang ada memang sepatutnya untuk disyukuri
Segala yang terjadi telah mampu mengubah segala sisi
Siapa sangka ada di titik ini
Tapi jika kita mau melihat dan merenung atas berbagai hal
Maka ini bukan tiba-tiba
Segala yang terjadi atas dasar akumulasi
Bersyukur atas segala yang terjadi
Mari memulai dengan segala sesuatu dengan syukur tanpa henti