Rabu, 15 Mei 2019

Yuk Jadi Generasi Outlier Millenial



Terinspirasi dari Rahmat Dwi Putranto (CEO Legal Go) di start up and youth empowerment talks Indonesia Scholarship Festival 2019. 
Outlier Milenial adalah generasi milenial yang berbeda dengan generasi milenial pada umumnya. Yang dimaksud pada umumnya adalah mereka yang melek teknologi tapi hanya sebatas untuk kepentingan sosial media atau game, mereka yang menjadi malas karena ketergantungan teknologi, mereka yang anti sosial karena mengandalkan sosial media untuk berkomunikasi, dan lain sebagainya. Outlier yang dimaksud disini adalah keluar dari zona nyaman dibalik pandangan-pandangan secara umum generasi milenial itu sendiri, misalnya memanfaatkan teknologi untuk membantu suatu karya yang sesuai dengan passion/kegemaran nya dan tidak ketergantungan pada sosial media yang mengakibatkan enggan bersosialisasi secara langsung. Outlier milenial cenderung menggantungkan segala hal pada usaha-usaha dan proses yang dilakukan, tidak bergantung pada suatu hal yang membuatnya tidak mandiri. Dengan tetap memanfaatkan teknologi, bahkan perlu tetapi hanya sebatas untuk membantu karena efisiensi dan mengikuti perkembangan jaman yang semakin canggih. Oleh karena itu outlier milenial juga tidak boleh tertinggal oleh teknologi, karena pemanfaatan teknologi ini selalu berkembang dan mampu merubah pola kehidupan yang ada di masyarakat.
Dibalik pandangan secara umum generasi milenial tentu ada ketakutan-ketakutan yang dirasakan generasi milenial pada umumnya, yaitu:
1.      Merasa pencapaiannya tidak dihargai atau diapresiasi orang lain. Ketakutan ini merupakan suatu penyakit karena kurang menghargai diri sendiri, potensi yang ada bisa hilang karena tidak percaya diri dan terlalu merendahkan diri sendiri.
2.      Terlalu fokus pada pencapaian orang lain. Hal ini dapat memecah fokus pada tujuan dari impian dan membandingkan pencapaian diri sendiri dan orang lain. Padahal proses kesuksesan dari masing-masing orang itu berbeda.    
3.      Shame, guilt and hatred. Tiga hal yang harus di delete dari pemikiran generasi millenial, karena ketiganya adalah toxic yang mampu menghambat tujuan yang akan di raih. tapi, ketiganya juga perlu dalam kadar dan situasi tertentu agar semuanya seimbang. contohnya: ketika menghadapi suatu kegagalan adakalanya kita malu untuk membangun rasa bersalah dan akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

The can do, will do generationGenerasi milenial harus dapat melakukan hal-hal yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi masa depan yang serba canggih dan menjadikan kemampuannya untuk melahirkan suatu karya yang bermanfaat, selain itu dapat menakhlukan ketakutan-ketakutan generasi milenial seperti banyak ide tapi tanpa eksekusi dan kurang menghargai pencapaian diri sendiri.
Tips untuk menjadi Outlier Milenial:
1.      Generalist & Spesialist they both needed in this world
Menjadi seseorang yang generalis (cakap dalam berbagai bidang) atau menjadi seseorang yang spesialis (ahli dalam satu bidang) keduanya sama sama dibutuhkan di dunia ini. Untuk menjadi generalis harus pandai mengatur atau memanajemen waktu dan tenaga sesuai dengan kemampuan sedangkan untuk menjadi spesialis harus fokus pada satu bidang untuk lebih pintar dalam menggali potensi yang sesuai dengan kemampuan.
2.      Mix your passion with practicality into a real work
Setiap orang pasti mempunyai passion masing-masing. Sebuah passion harus dapat menghasilkan suatu karya yang bermanfaat untuk masyarakat atau minimal bermanfaat untuk diri sendiri.
3.      At the end of the day it’s all
Tentang sebuah usaha untuk mengeksukusi ide. Ide itu sangat murah bahkan tak ternilai jika hanya sekedar di pikiran saja, berbeda dengan suatu ide yang diusahakan atau dieksekusi dengan terencana dan menghasilkan sebuah karya. Yang terpenting adalah mewujudkan sebuah ide menjadi nyata.
4.      Nothing in life comes easy so why do you expect something out of a quote
Sebagai generasi milenial tentu seringkali menemukan quote-quote yang laur biasa dari sosial media, tetapi quote-quote itu jangan hanya dijadikan sebuah acuan dalam hidup. Boleh saja kata-kata mutiara itu dijadikan motivasi, tetapi yang lebih penting adalah melakukan sebuah usaha untuk menggapai impian atau tujuan.

Yuk, jadi generasi outlier millennial yang ngga sekedar menggila di medsos tapi juga menggila dalam berproses. Semangat ! semoga Allah meridhoi dan memberikan taufiq untuk tujuan dan mimpi baik kita J

Sabtu, 11 Mei 2019

Review Buku: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat (Mark Manson)



Sebuah buku motivasi yang unik, dari judulnya sudah mampu membuat orang mengernyitkan dahi. Dengan tampilan cover oranye dengan tulisan judul bewarna hitam sehingga nampak sangat jelas dengan isi buku 246 halaman. Mark Manson adalah seorang blogger asal New York dengan 2 juta pembaca, ini adalah buku pertama kali yang sukses karena diklaim “buku terlaris” oleh New York Times dan Global and Mail.

Pertama kali baca, agak kurang srek di hati karena emang agak kurang dapet feel kalau baca buku terjemahan. Tapi setelah berusaha untuk membaca lagi, sangat menarik. Menarik karena dalam buku ini, memandang kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda dengan pandangan hidup yang kebanyakan orang yakini. Buku ini mampu mengulas permasalahan hidup yang sebenarnya terjadi dan bagaimana manusia seharusnya menghadapi.

Di bagian awal menceritakan seseorang yang hidupnya berantakan dan penuh masalah, tetapi pada akhirnya sukses karena dia menjadi seseorang yang mau mengakui keburukan-keburukan yang dilakukan dan konsisten terhadap mimpinya. Bab-bab selanjutnya banyak cerita yang mewakili kiat-kiat untuk menghadapi hidup yang sesungguhnya. Cerita-cerita tersebut mendukung ilustrasi akan pesan yang disampaikan penulis ke pembaca.

Terdapat 3 seni untuk bersikap bodo amat dalam kehidupan, yaitu #seni 1: Masa bodoh berarti bukan menjadi acuh tak acuh, masa bodoh berarti nyaman saat menjadi berbeda. Bersikap masa bodoh terhadap kesengsaraan yang menghalangi tujuan, tidak ambil pusing dengan orang-orang yang geram saat melakukan sesuatu yang dirasa benar/penting/mulia. Intinya menemukan hal sulit yang bisa dihadapi dan dinikmati. #seni2: Untuk bisa mengatakan “bodo amat” pada kesulitan, pertama-tama harus peduli terhadap sesuatu yang jauh lebih penting dari kesulitan. Maksudnya, menemukan sesuatu yang penting dan bermakna dalam kehidupan, mungkin menjadi cara yang paling produktif untuk memanfaatkan waktu dan tenaga. Karena jika tidak menemukan sesuatu yang penuh arti, perhatian akan tercurah untuk hal-hal yang tanpa makna dan sembrono. #seni 3: Entah disadari atau tidak, selalu memilih suatu untuk diperhatikan. Maksudnya,  kedewasaan muncul ketika seseorang belajar untuk peduli hanya pada sesuatu yang sangat berharga. Seiring bertambahnya usia, identitas mulai menguat, tahu siapa diri kita dan menerima sepenuh hati, termasuk bagian-bagian yang sama sekali tidak membanggakan dan membuat merasa merdeka, hidup apa adanya. Jadi, kita bisa menyisihkan perhatian kita yang semakin berkurang untuk hal-hal yang benar-benar layak dalam kehidupan. Penyederhanaan ini sesungguhnya membuat kita senantiasa merasa sangat bahagia.

Buku ini akan mengubah rasa sakit menjadi hal yang bermanfaat untuk kehidupan, trauma menjadi kekuatan dan masalah menjadi masalah yang baik. Bagaimana cara berlapang dada dan membiarkan sesuatu pergi. Ini akan mengajarkan kita untuk membuat mengerti arti kehidupan dan menyortir hal-hal yang penting saja. Dan berhenti menyakiti orang lain yang nantinya akan menyakiti diri sendiri.

Buku ini juga mengajarkan pada suatu prinsip “lakukan sesuatu”, kegagalan terasa tidak penting ketika standar kesuksesan hanya “melakukan sesuatu”. Ketika setiap hasil dianggap sebagai sebuah kemajuan dan penting, inspirasi dilihat sebagai sebuah imbalan ketimbang suatu prasyarat, kita mendorong diri kita lebih maju. Kita merasa bebas untuk gagal, dan kegagalan itulah yang menggertakan kita ke depan.

Katanya (mark manson), kita perlu menolak sesuatu. Jika tidak, kita kehilangan alasan untuk bertahan. Jika tidak ada sesuatu yang lebih baik atau lebih diinginkan dari pada yang lain, kita akan merasa hampa dan hidup kita menjadi tanpa makna. Kita hidup tanpa nilai dan akibatnya kita menghidupi kehidupan tanpa tujuan. Dalam hidup ini ada tiga hal yang sering kita hindari yaitu, karena sulit, karena menakutkan dan karena sama sekali tidak tau apa yang harus dilakukan. Dan ketika kita menghindar dari hal itu, kita membiarkan nilai-nilai sepele dan penuh kebencian membajak otak kita dan mengambil alih hasrat dan ambisi kita. Kuncinya adalah memahami dan melihat diri sebagai sesuatu yang lebih besar dan pada diri kita sendiri.

Kehidupan sekarang yang terjadi di masyarakat adalah sebagian mereka yang berhak atas sesuatu tanpa mau berkorban. Budaya kita sekarang merancukan antara perhatian yang besar, mengira kalau keduanya hal yang sama padahal tidak. Mark manson berpesan kepada pembaca untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, mengambil tanggung jawab atas pilihan-pilihan dan untuk mengejar mimpi tanpa perlu merasa malu dan terkekang.

Dari buku ini banyak manfaat yang bisa diambil, salah satu nya adalah bersikap acuh terhadap pandangan orang lain di hidup kita. Seringkali, kita mudah goyah saat mendengar perkataan orang lain kepada kita, bukannya introspeksi malah baper atau bahkan stres dengan sendirinya. Jika perkataan itu memang sejalan dengan apa yang terjadi maka hadapi itu, tetapi jika tidak maka acuh kan dan buang perkataan mereka. Hadapi yang dimaksud disini adalah jika perkataan mereka memang suatu kenyataan dan terjadi pada diri kita maka perkataan itu dapat menjadi cerminan diri sehingga kita juga harus mau mengakui dan memperbaikinya jika itu suatu hal yang buruk bagi diri kita atau untuk orang lain, bukan malah menghindari dan enggan memperbaiki. Tetapi, dalam buku ini tidak menyarankan kita untuk berusaha keras seperti keluar dari zona nyaman kita dan menggapai mimpi yang setinggi mungkin. Kita disarankan untuk lebih fokus dalam menerima dan menghadapi tantangan-tantangan kehidupan. Semangat untuk kita yang sedang memperbaiki diri dan semoga Allah memudahkan jalan kita dalam berproses.  

Rabu, 01 Mei 2019

Terimakasih April :)


Jika kerinduan ini hanya semu..
Kenapa terasa menyakitkan?
Kenapa terasa pilu?
Waktu itu, rasanya ingin aku berhenti
Berhenti untuk bisa tetap bersamamu
Tetapi…
Aku lebih memilih untuk sebuah kepastian
Aku tau ini bukan saatnya berharap untuk menghentikan waktu
Aku sadar, bukan saatnya untuk terus memaksakan
Jika alam belum merestui untuk kita bersama
Aku tak mau berjalan dengan meraba-raba
Aku lebih memilih untuk terus mencari cahaya
Aku lebih memilih ketenangan untuk tetap taat padaNya
Meskipun lama…aku sudah meminta Allah agar memberiku sabar yang lebih
Aku percaya Allah akan memberikan cahaya untuk kita, entah nanti bersama atau masing-masing
Terimakasih... telah mengajarkan kebaikan
Terimakasih untuk mengajarkan kasih sayang kepada keluarga
Terimakasih telah menjadi seorang lelaki yang menyayangi ibu dan adik-adik
Dengan begitu aku percaya, masih ada laki-laki yang enggan melihat hati perempuan terluka
Dalam diam aku gemar mendoakan mu
Semoga sukses dan sehat selalu 





Rabu, 10 April 2019

Sebuah Titik



Kini aku sedang berada di persimpangan. Tentang semua kehidupan, entah apa yang terjadi kadang aku lewatkan. Yang urgent adalah sampai pada kelalaian yang kadang aku terlena dengan kelalaianku. Aku merasa gelisah dengan titik sekarang. Gelisah itu terus menuntunku sampai berdampak pada kesehatan entah jiwa sampai fisik. Ketenangan pun jarang aku peroleh, yang sering adalah ketenangan yang kuundang lewat “let’s take a deep breath” huh hah. Setiap kali terpikir akan suatu kekhawatiran disetiap sudut hidup yang sebenarnya aku sudah tau konsepnya, tapi aku masih bingung dan gelisah mendalam. Sungguh, kegalauan yang kalau ditimbang jomplang dengan keimanan ku yang ku akui sedang diambang batas. Kritis, miris dan makin teriris setiap harinya. Kalau aku memilih, aku ngga mau berada di titik ini. Tapi aku percaya, ini semua sudah digariskan, ini semua adalah sebuah ujian seberapa sih aku percaya dan yakin sama takdir Allah. Keikhlasan ku di uji, nafsu dunia ku di uji dan komitmen ku pun juga diuji.
Sampai pada titik persimpangan, aku harus cerita dengan seseorang yang menurutku aku percaya. Beliau bilang “berada di posisi persimpangan itu tidak menyenangkan, maka ketika Allah telah menurunkan hidayahNya, bersegeralah mengambil keputusan jalan atau arah mana yang kita pilih, tanpa NANTI dan tanpa TAPI. Jangan kau biarkan hidayahNya menguap seiring hembusan angin yang melenakan, bisikan yang menggiurkan, ajakan yang menyesatkan. Keep spirit untukmu dan kamu bisa kok mengambil keputusan itu”. Banyak nasihat dan motivasi untuk aku terus berjuang karena hakikat hidup memang seperti itu. Allah terus menguji hamba-hambanya, imannya naik atau turun juga tetap diuji. Tergantung kita sebagai hamba menyambutnya seperti apa, tinggal kita sebagai hamba harus berbuat apa, tinggal kita sebagai hamba harus memutuskan untuk tetap taat atau memilih untuk menjauh. Menjauh dan menuruti hawa nafsu adalah bukan keputusan yang tepat, taatlah yang membuat dirimu lebih baik dan kembali memulihkan iman.
Tetap semangat untuk kita semua yang dihadapakan sebuah masalah dan harus mengambil keputusan. Keputusan itu yang menentukan kita bagaimana dan akan menjadi siapa kita nanti di masa depan. Yang diutamakan dunia atau akhirat, hati-hati dalam memilih dan memutuskan. Bersegera untuk hal-hal baik itu HARUS dan kamu bisa J

Senin, 01 April 2019

Antara Fajar dan Senja


Fajar kadang tak selalu nampak pada kata-kata puitis romantis, tetapi terkadang ia nampak pada kata-kata motivasi yang identik dengan pagi karena harus bersemangat.
Berbicara soal senja, banyak pujangga cinta yang menyelipkan kata senja dalam puisi nya. 
Mari berbicara tentang fajar dan senja dengan sisi lain. Bukan untuk memilih fajar atau lebih memilih senja tetapi lebih pada memaknai akan hadirnya keduanya.



Fajar…

Secara nyata, hadirnya fajar jatuh pada pagi hari dimana petangnya malam dihapus perlahan dengan diawali datangnya waktu subuh dan diakhiri dengan terbitnya matahari. Diantara keduanya terdapat fajar yang menyingsing, menyambut pagi dengan udara yang segar karena bekas tetesan embun. Sang mentari mengawali kehidupan, orang-orang terbangun dari lelapnya tidur dan langit berubah menjadi cerah.
Secara makna, ibarat fajar diartikan sebagai semangat dalam berusaha untuk menghapus kegagalan-kegagalan dimasa yang akan datang. Ibarat petang sebagai kegagalan, fajar ibarat usaha dan langit yang  cerah ibarat masa depan yang cerah. Ketiganya membawa kepada kehidupan yang baik dari sebelumnya, menghapus yang buruk dan mendatangkan yang indah.



Senja...
Secara nyata, senja menutup langit yang cerah dengan kegelapan. Menghapus perlahan langit yang cerah berganti dengan malam. Diiringi semilir angin yang dingin pertanda malam tiba, pertanda berakhirnya sore hari. Warnanya jingga cenderung gelap, indah dimata sejuk di hati.
Secara makna, dapat saja senja dimakanai sebagai ikhlas karena kecerahan langit dihapus dengan gelapnya malam.  Ibarat kata, kita harus mengikhlaskan semua yang terlihat indah dimata kita yang belum tentu indah dimata Sang Pencipta, boleh saja yang terlihat gelap indah untuk kita. Malam adalah waktu kita untuk istirahat, banyak orang yang menginginkan waktu malam untuk beristirahat, banyak orang yang menantikan waktu malam karena untuk segera bertemu keluarga setelah lelahnya bekerja dan banyak orang menantikan waktu malam untuk bermunajat kepada Sang Pencipta. Banyak makna untuk senja sebagai penghantar di malam hari, maknai malam untuk istirahat dengan kehidupan yang memberatkan dan maknai senja sebagai penghantar untuk ikhlas di setiap proses kehidupan.

Dalam memaknai fajar dan senja seperti peng-ibaratan diatas maka kita sebagai manusia tidak untuk selalu memilih fajar atau memilih senja dalam kehidupan. Seperti langit, kita butuh keduanya. Selayaknya kehidupan, kita juga butuh keduanya. Memilih diantaranya, bukan keputusan yang tepat tetapi memilih keduanya sesuai dengan keadaan adalah keputusan yang bijak. Adakalanya kita berusaha untuk memperbaiki masa depan, karena kata Ibrahim malik (santri alumni pondok modern Gontor yang mendapat beasiswa Australia Awards Scholarship) “usahamu di masa sekarang adalah akumulasi masa yang akan datang”. Beliau sering menekankan kata-kata motivasi itu, menyemangati generasi-generasi muda untuk terus berusaha dan bersakit-sakit dahulu agar di masa yang akan datang dapat memperoleh hasilnya. Rasional, karena hasil yang besar tidak akan datang dengan serta merta, tanpa usaha keras. Tetapi, disamping itu kita juga harus pintar membaca kondisi karena tidak selamanya kita berusaha dan berusaha, ada saatnya untuk beristirahat atau bahkan berhenti dan sampai pada menghadirkan rasa keikhlasan dalam hati untuk terus melanjutkan kehidupan. Kita punya batas dalam menjalani kehidupan, tidak selamanya berjalan sesuai dengan keinginan. Kita terbatas dan Sang pencipta yang tidak mempunyai batas lah yang mempunyai kehendak dalam kehidupan kita. Usah mencampuri urusan Nya, karena kita lemah dan tidak tau apa-apa tentang masa depan kita. Yang bisa kita lakukan adalah berusaha dan ikhlas di waktu yang tepat.  

Rabu, 06 Maret 2019

Love the game



Jatuh..bangkit lagi…jatuh..bangkit lagi,  terus seperti itu sampai kita menikmati ritme nya dan mencintai permainannya. Rule nya ngga boleh sampai hilang rasa. Jika hilang rasa bisa menanggalkan kepedulian..

Semua jatuh itu penuh konsekuensi, termasuk yang disukai banyak orang yaitu jatuh cinta, tapi disini ngga lagi bahas jatuh cinta. Bahas jatuh yang sesungguhnya: menyerah, putus asa, hilang arah, sedih, sakit, pilu dan sejenisnya. Apasih yang membuat kita sampai jatuh… Lupa? Khilaf?  Kufur?
Lupa, khilaf dan kufur memang benar membuat kita jatuh dan tersungkur, parahnya ya sampai tidak sadar bahwa sedang lupa, khilaf dan kufur. Kesadaran disaat jatuh itu penting, kalau sampai hilang diri ini akan terbawa oleh keterpurukan semakin terpuruk dan akan menyapu semangat untuk bangkit, yang ada semangat untuk semakin terpuruk. Energi yang buruk akan menuntun tuannya untuk berbuat kebodohan atau keteledoran dalam hidup, apapun itu. Sungguh amitamit..

Yuk, berdoa agar kita diberikan “pepeling”/pengingat/alarm…jangan jauh-jauh sama Allah. Allah hanya mau kita sabar dan berdoa, di surah Al-Baqarah 153 juga sudah disebutkan “Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu”…kalau jatuh sabar dulu, sabar lagi sabar terus baru deketin diri dan hati nya dengan Allah: sholat, tilawah, datang ke majlis ilmu dan berkumpul dengan orang-orang sholih. Kumpul dengan orang-orang sholih ini supaya kita ngga gampang lupa sama Allah, karena kita lagi di posisi butuh Allah kalau sampai jauh bisa bahaya..gitu. seringkali ya kita kalau pas kena ujian dan curhat ke orang, pasti jawabannya yang pertama dan utama adalah SABAR, karena kita memang disuruh sabar dulu ikhlas dan menerima apa yang terjadi dan sadar kalau Allah sebaik-baik penolong, baru deh kita sholat dan tilawah mengusir kepenatan sekaligus mengusir masalah yang ada. Masalah yang terjadi kita serahkan yang punya kehidupan ini, masalah itu kecil dan kita punya Allah yang Maha Besar Maha segalanya..

Semangat menjalani kehidupan dengan penuh syukur, sabar dan ikhlas… Jika ada ujian mungkin memang kita yang salah dalam perbuatan atau jauh sama Allah. Semoga kita dapat melewatinya dan menjalani prosesnya untuk lebih bertaqwa ^^

Rabu, 13 Februari 2019

Indonesia Scholarship Festival 2019


Start. Struggle. Shine
Foto: Imroatus Sholikhah

Unair, 8 Februari 2019
Sebuah pameran pendidikan yang diadakan oleh Koperasi Cempaka LPDP dimana banyak lembaga beasiswa dan kampus-kampus LN/DN yang ikut berpartisipasi meramaikan acara ini, selain itu juga lembaga bahasa yang mengadakan workshop TOEFL, IELTS dan TOEIC secara gratis. Event ini diikuti oleh ribuan pelajar tingkat SMA, S1 bahkan S2 dalam rangka mencari informasi untuk beasiswa maupun kampus yang ingin dijadikan lanjutan studinya. Event ini diselenggarakan hanya di tiga kota besar yaitu: Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya, tahun ini yang bertempat di balai sudirman untuk Jakarta, UMY untuk Yogyakarta dan Unair untuk Surabaya.

Lembaga beasiswa yang berpartisipasi yaitu: Mata Garuda DIY, Kemendikbud, New Zealand Scholarship, Australia Awards Scholarship, dll. Lembaga konsultasi pendidikan: ehef, nuffic nesso, aminef, Erasmus, dll. Universitas luar negeri: University of Malaya, University of Melbourne, Australian National University, Waseda University, University of Auckland, dll dan Universitas dalam negeri: UI, IPB, Trisakti, UMY, Unair,dll.  Pada program IELTS, TOEFL, TOEIC Workshop ini akan memperoleh short course dan simulasi yang dimentori langsung oleh lembaga bahasa yang kompeten dibidangnya, antara lain:

1. IDP Education - Co-owner of IELTS
2. International Test Center (ITC) - Country Master Distribution of ETS.
3. Indonesian International  Education Foundation (IIEF) - Indonesia Supervision of the TOEFL

Event besar ini baru diadakan perdana untuk tahun ini, peminatnya sudah ribuan siswa dan mahasiswa. Antusias dari pengunjung sangat terlihat jika diliat kuantitasnya dan kualitasnya, disegala part acara selalu diminati baik bazaar, workshop dan seminar.


Atmosfer yang dirasakan saat disana benar-benar beda, atmosfer para pemimpi dan pejuang masa depan. Antusias dalam menanyakan tentang mimpi-mimpi mereka dan langkah untuk menggapainya saat sesi empowerment talks, mencari informasi dengan berjubel diantara ratusan orang di booth-booth yang tersedia dan mengikuti workshop TOEFL TOEIC  IELTS untuk mengasah kemampuan dalam mencapai nilai yang dituju. Bersyukur dapat mengikuti event besar dan berada diantara pemimpi besar dan pejuang-pejuang di masa kini untuk masa depan.

Di ISF2019 terdapat rangkaian acara salah satunya start up and youth empowerment talks yang diisi oleh pemateri super kece dan kekinian banget. Motivasi yang searah dengan perkembangan zaman dan kondisi generasi milenial saat ini. Diantaranya yaitu Rahmat Dwi Putranto (CEO Legal Go) yang menyampaikan dengan tema “Outlier Milenial” yaitu menjadi milenial yang berbeda dan tentunya bermanfaat. Berbeda dalam kebiasaan dan berbeda dalam mencari peluang yang ada di jaman berkemajuan ini. “The can do, will do generation” bahwa generasi milenial harus dapat melakukan hal-hal yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi masa depan yang punya tantangan dan ancaman lebih besar, menjadikan kemampuannya untuk melahirkan suatu karya yang bermanfaat, selain itu dapat menakhlukan ketakutan-ketakutan generasi milenial seperti banyak ide tapi tanpa eksekusi dan kurang menghargai pencapaian diri sendiri.


Materi kedua yaitu The Future is Here yang disampaikan oleh Akhyari Hananto (Founder Good News From Indonesia) menyampaikan ancaman-ancaman generasi milenial dalam menghadapi dunia “nyata”, maksudnya ancaman yang dihadapi di masa yang akan datang atau di dunia kerja. Dunia kerja yang berhadapan dengan kemajuan teknologi akan banyak pekerjaan yang akan tergantikan dengan mesin karena efisiensi waktu dan biaya. Contohnya, pengacara kini sudah dapat tergantikan oleh mesin yang mungkin dimasa lalu sebuah ketidakmungkinan profesi tersebut digantikan oleh teknologi selain itu sebuah komputer (Deep Blue) juga dapat mengalahkan pecatur juara dunia. Dimasa yang akan datang pun tentu susul menyusul pekerjaan lain yang akan tergantikan oleh  teknologi. Lalu bagaimana kita di masa depan? *Jawabannya ada di tulisan part selanjutnya ya ^^

Setelah motivasi dibakar dengan energy positif lalu acara selanjutnya adalah Scholarship Seminar oleh mata garuda (LPDP) dan AAS (Australia Awards Schoolarship) memberikan tips dan trik, syarat dan fasilitas yang diberikan dua lembaga beasiswa tersebut. Alhamdulillah, informasi nya sangat lengkap dan ada beberapa informasi eksklusif yang tidak didapatkan di website. *tulisan selanjutnya insyaAllah akan bahas dua lembaga beasiswa ini

Rangkaian acara ISF2019 yang luar biasa, acara ini bukan hanya untuk mereka yang mencari informasi beasiswa dan kampus luar negeri saja tapi lebih dari itu. Event ini untuk siapa saja yang baru mulai untuk mengawali mimpinya, mempertanyakan mimpinya, menentukan tujuan mimpinya, menentukan kendaraan untuk impiannya atau bahkan baru merancang impiannya. InsyaAllah event ini dapat menjawab kegelisahan para pemimpi dan pejuang masa depan cerah. Untuk dapat mengikuti event-event seperti ini follow aja akun-akun yang berkaitan dengan event yang kalian pengenin dan perluas relasi untuk mendapatkan informasinya. Semoga next time bisa ikut event-event yang bermanfaat…